Senin, 29 Agustus 2016

Pengertian dan Kurun Waktu Masa Pra Aksara


Sejak manusia muncul di muka bumi ini, manusia belum langsung mengenal tulisan. Manusia membutuhkan proses waktu yang sangat lama untuk mengenal tulisan dan kemampuan membaca. Ketika manusia belum mengenal tulisan maka zaman itu disebut masa praaksara, sedangkan ketika manusia sudah mengenal tulisan dan kemampuan membaca disebut masa sejarah.

Secara garis besar, seluruh kurun waktu sejarah dibagi menjadi:
  • Masa praaksara (prehistory) merupakan zaman manusia belum mengenal tulisan. Masa pra-aksara dimulai sejak adanya kehidupan di permukaan muka bumi hingga manusia mengenal tulisan.
  • Masa sejarah/aksara masa dimana manusia sudah mengenal tulisan. Kurun waktunya merentang sejak manusia mengenal tulisan hingga sekarang.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pembedaan masa praaksara dan masa sejarah didasarkan pada fakta apakah manusia sudah mengenal tulisan-menulis atau belum.

Kita dapat mengetahui kehidupan masyarakat praaksara, setelah para ahli purbakala (arkeolog) melakukan penggalian dan penelitian terhadap benda-benda purbakala baik yang berupa fosil atau artefak.
  • Fosil adalah semua bekas atau sisa-sisa tulang belulang jenis manusia, binatang, atau tumbuhan yang telah membatu karena tertimbun tanah ribuan atau jutaan tahun.
  • Artefak adalah segala benda atau perkakas yang dibuat dan digunakan manusia purba untuk keperluan hidupnya.
Guna mengetahui kehidupan paling awal pada masa praaksara ini, perkembangan keadaan bumi terbagi atas zaman-zaman sebagai berikut.
  • Zaman arkhaikum, yaitu zaman tertua yang berlangsung kira-kira 2500 juta tahun. Zaman ini belum ada kehidupan, karena kulit bumi masih panas sekali.
  • Zaman paleozoikum, yaitu zaman hidup tertua yang berlangsung kira-kira 340 juta tahun. Zaman ini sudah ada kehidupan, dimulai adanya binatang kecil yang tidak bertulang belakang, jenis ikan, ampibi, dan reptil.
  • c. Zaman mesozoikum, yaitu zaman hidup pertengahan yang berlangsung kira-kira 140 juta tahun. Zaman ini ditandai dengan munculnya jenis reptil raksasa, seperti Dinosaurus (panjangnya 12 meter) dan Atlantasaurus (panjangnya 30 meter). Selain itu, jenis burung dan binatang menyusui pun telah berkembang.
  • d. Zaman neozoikum atau kainozoikum, yaitu zaman hidup baru yang berlangsung kira-kira 60 juta tahun yang lalu sampai kini. Zaman ini terbagi ke dalam :
    1) zaman tertair, yaitu zaman semakin berkembangnya binatang menyusui, sedangkan reptil besar mulai punah. Jenis kera dan kera-manusia sudah ada pada akhir zaman ini.
    2) zaman quartair, yaitu zaman adanya manusia di atas permukaan bumi. Zaman ini dibagi ke dalam pleistosen(dilluvium) yang berlangsung kira-kira 600.000 tahun, zaman ini disebut sebut juga zaman es (glasial) dan zaman holosen berlangsung kira-kira 20.000 tahun yang lalu hingga dewasa ini
Berdasarkan kajian arkeologis, zaman pra-aksara dibagi menjadi:

1. Zaman Batu
Disebut zaman batu karena manusia pada saat itu menggunakan alat-alat penunjang kehidupannya sebagian besar terbuat dari batu.

Dari alat-alat tersebut dapat diketahui bagaimana cara hidup manusia. Meskipun disebut zaman batu, tidak berarti alatalat perkakas semuanya terbuat dari batu, ada juga alat-alat perkakas yang terbuat dari kayu dan bambu. Zaman Batu dapat dibedakan sebagai berikut:

a. Zaman batu tua (palaeolithikum) ditandai dengan :
  • penggunaan perkakas-perkakas yang terbuat dari batu kasar, tak diasah, dan belum halus,
  • manusia masih hidup berpindah-pindah (nomaden),
  • tergantung kepada alam atau masa mengumpulkan makanan (food-gathering),
  • zaman ini berlangsung selama 600.000 tahun silam, selama Kala Pleistocen.
b. Zaman batu tengah (mesolitikum) ditandai dengan :
  • penggunaan perkakas-perkakas yang sudah agak halus dan orang sudah mulai bertempat tinggal,
  • berlangsung kurang lebih 20.000 silam. Info Histori Para ahli sejarah membagi zaman praaksara berdasarkan bahan-bahan perkakas yang digunakan manusia pada masa lampau.
c. Zaman batu baru (neolitikum) ditandai dengan :
  • pembuatan alat-alat batu yang sudah diasah dan diupam,
  • bertempat tinggal tetap,
  • telah bercocok tanam atau masa menghasilkan makanan (food-producing),
  • telah mengenal kepercayaan,
  • Berlangsung selama 2.000 – 4.000 tahun silam.
d. Zaman batu besar (megalithikum) ditandai dengan :
  • membuat dan meninggalkan kebudayaan yang terbuat dari batu-batu besar,
  • berkembang sampai zaman perunggu,
  • sudah mengenal kepercayaan pada roh nenek moyang.
2. Zaman Logam
Disebut zaman logam karena manusia pada saat itu menggunakan logam untuk membuat alat-alat penunjang
kehidupannya. Zaman logam terbagi atas zaman perunggu dan zaman besi. Namun untuk wilayah Indonesia hanya mengenal zaman perunggu dan zaman besi. Di Indonesia zaman perunggu bersamaan dengan zaman besi, maka zaman logam disebut zaman perunggu.


0 komentar:

Posting Komentar