Pembelajaran Model SCREN

Belajar sambil bermain dengan mencari QR Code kemudian di scan yang memunculkan pertanyaan, lalu dijawab bersama tim. Tim tercepat menyelesaikan seluruh QR Code dan menjawab dengan benar akan menjadi pemenang.

Pembelajaran Model Word Square

Belajar dengan mencari kata-kata teracak pada kotak yang berhubungan dengan materi melalui pertanyaan yang telah disiapkan.

Penggunaan Media TTS dalam KBM

Teka teki silang diterapkan ke dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Menjadikan pembelajaran lebih santai dan menyenangkan.

Bermain Ular Tangga dalam KBM

Ular tangga adalah permainan sederhana yang sering dimainkan anak-anak. Kali ini ular tangga dimainkan dalam KBM agar peserta didik lebih asyik menikmati materi sambil bermain.

Ulangan dengan Soal Bergeser

Ulangan sering kali membuat stres peserta didik. Tetapi dengan menggunakan metode ulangan soal bergeser semuanya menjadi menyenangkan dan bermakna.

Apa itu Plickers? Bagaimana cara menggunakannya?

Aplikasi Plickers dapat memungkinkan guru untuk melakukan penilaian formatif dengan menggunakan kartu kode, perangkat yang digunakan hanya smartphone guru atau tablet..

Tampilkan postingan dengan label Materi Kelas 9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kelas 9. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 September 2017

Kurs Valuta Asing Pengertian, “Perhitungan, Jenis dan Sistem, serta Contohnya”

Kurs Valuta Asing [Pengertian, Perhitungan, Jenis dan Sistem, serta Contohnya] | Kurs ialah harga atau nilai mata uang suatu negara yang diukur dengan mata uang negara asing. Terutama saat mengambil keputusan untuk berbelanja atau membeli barang di luar negeri
Hal yang perlu diperhatikan dan menjadikan hal terpenting adalah nilai kursnya, karena kurs akan meng-informasikan harga dari berbagai macam negara kedalam mata uang negara kita.
Pengertian Valuta Asing
Valuta asing adalah mata uang dari negara lain. Sutau mata uang yang ditukarkan dengan mata uang lainnya disebut dengan transaksi valas (foreign exchange atau forex), yaitu nilai suatu mata uang dibandingkan dengan mata uang lainnya disebut dengan kurs atau nilai tukar mata uang/exchange rate.
Jadi forex adalah mata uang suatu negara yang di keluarkan dan ditukarkan untuk dijadikan sebagai alat pembayaran yang sah di negara lain. Jika suatu valuta dapat ditukarkan dengan valuta lainnya secara tak terbatas maka valuta asing tersebut akan mempunyai suatu nilai.
Tempat bertemunya penawaran dan permintaan akan valuta asing disebut dengan Bursa Valuta Asing atau Foreign Exchange Market.
Harga suatu mata uang yang akan dipertukarkan dengan mata uang lain disebut dengan kurs valuta asing.
Kurs valuta asing adalah perbandingan nilai atau harga antara mata uang asing yang dinyatakan atau ditukarkan dengan nilai mata uang dalam negeri.

Jenis Kurs Valuta Asing

Terdapat tiga jenis kurs valuta asing yang perlu kita ketahui:
  • Kurs jual, adalah harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin membeli mata uang asing
  • Kurs beli, adalah harga yang diberikan oleh bank kepada seseorang yang ingin menukarkan mata uang asing.
  • Kurs tengah, adalah harga yang duberikan oleh bank antara kurs jual dan  kurs beli  (penjumlahan kurs beli dan kurs jual yang dibagi dua)
Kurs Valuta Asing [Pengertian, Perhitungan, Jenis dan Sistem, serta Contohnya]

Sistem Kurs Valuta Asing

Terdapat beberapa sistem cara yang dilakukan oleh pemerintah di suatu negara dalam menentukan nilai kurs valuta asing. Sistem-sistem tersebut ialah sebagai berikut:
  1. Sistem Kurs Tetap (Fixed Exchange Rate)

Sistem Kurs Tetap adalah suatu situasi bahwa nilai kurs mata uang dalam negeri di tetapkan berapa besar nilainya oleh pemerintah negara tersebut. Dalam sistem ini, pemerintah dalam mengatur nilai mata uangnya dalam harga tertentu telah melakukan berbagai langkah dan kebijakan yang ia tetapkan.
Fluktuasi pergerakan harga yang terjadi dalam kurs valuta asing ini akan diredam oleh pemerintah atau di intervensi. Jika terjadi kelebihan penawaran akan suatu mata uang, maka pemerintah akan membelinya. Dan sebaliknya, jika terjadi kelebihan permintaan akan mata uang asing tertentu, maka pemerintah akan menjual persediaan mata uang yang dimilikinya.
Sistem ini dapat memberikan suatu kepastian dalam nilai tukar mata uang. Namun sistem ini memiliki suatu kelemahan yaitu pemerintah harus memiliki cadangan yang besar dalam bentuk devisa yang besar, hal ini dilakukan untuk mempertahankan nilai mata uang negaranya.
  1. Sistem Kurs Bebas/Mengambang (Floating Exchange Rate)

Dalam sistem ini, besarnya suatu nilai pertukaran kurs diserahkan kepada mekanisme pasardengan syarat yaitu tanpa adanya campur tangan pemerintah. Besarnya tingkat permintaan dan penawaran terhadap mata uang menentukan tinggi rendahnya kurs mata uang tersebut.
  1. Sistem Kurs mengambang Terkendali (Managed Floating Rate)

Sistem ini merupakan gabungan dari dua sistem yaitu sistem kurs tetap dan kurs bebas. Nilai kurs dapat bergerak secara bebas naik atau turun, namun dala menghindari gejolak yang akan terjadi dalam nilai kurs ini pemerintah akan melakukan intervensi. Pemerintah ikut andil dalam melakukan intervensi saat harga kurs mencapai batas-batas tertentu.
Campur tangan atau intervensi yang dilakukan oleh pemerintah berupa :
  • Dirty floating (mengambang kotor)
Yaitu suatu kondisi jika pemerintah secara langung melakukan intervensi dengan menjual atau membeli suatu valuta asing.
  • Clean floating (mengambang bersih)
Yaitu suatu kondisi apabila intervensi yang dilakukan secara tidak langsung oleh pemerintah, contohnya yaitu dengan mengatur tingkat suku bunga.

Menghitung Nilai Tukar Valuta Asing Berdasarkan Kurs yang Berlaku

Suatu hari Azizah mendapatkan suatu tugas dalam pekerjaannya yaitu meliput berita ke Amerika Serikat. Ia memperoleh uang saku dari dinas untuk biaya perjalanan sebesar Rp.38.000.000,00. Saat itu, kurs yang berlaku ialah
Kurs jual Rp.9.500 per US$ 1
Kurs beli Rp.9.200 per US$ 1
Berapakah jumlah uang saku yang diterima Azizah dalam nilai dolar?
Saat di Amerika, Azizah menggunakan uangnya hanya sebesar US$3,000. Dan setelah kembali ke Amerika, Azizah kembali menukarkan sisa uangnya dengan rupiah. Dan kurs yang berlaku saat itu ialah kurs jual yaitu Rp.9.750 per US$ 1 dan kurs beli yaitu Rp.9.425 per US$ 1.
Berapakah jumlah rupiah yang akan diterima oleh Azizah?
Jawab !
 Jika Azizah akan menukarkan uang rupiah ke dolar, jadi perhitungan yang digunakan ialah perhitungan kurs jual. Jadi, uang Azizah dalam bentuk dolar ialah sebesar:
Rp.38.000.000 : Rp 9.500 = US$ 4,000
Dan sisa uang Azizah ialah sebesar US$4,000 – US$ 3,000 = US$ 1,000. Jika Azizah akan menukarkan uang dolar ke rupiah, jadi perhitungan yang digunakan ialah perhitungan kurs beli. Jadi, sisa uang yang dimiliki Azizah dalam rupiah ialah sebesar:
US$1,000 x Rp.9.425 = Rp.9.425.000,00. 

Sekiain materi mengenai Kurs Valuta Asing [Pengertian, Perhitungan, Jenis dan Sistem, serta Contohnya]. Terima kasih atas kunjungannya, semoga dapat menambah wawasan dan bermanfaat.

Jumat, 31 Maret 2017

Pengertian Perubahan Sosial Budaya menurut Para Ahli

Masyarakat senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Kita pernah menjadi bangsa dengan kebudayaan prasejarah kemudian berkembang lebih maju setelah mengenal beragam pengaruh luar hingga akhirnya mampu membentuk bangsa yang merdeka dan mandiri. Perubahan tidak berhenti, hingga waktu yang tidak terbatas seiring meningkatnya kebutuhan manusia.

Perubahan Sosial Budaya pada Masyarakat

Perubahan sosial merupakan suatu fenomena sosial yang selalu ada dalam masyarakat. Oleh karena itu, banyak ahli sosial berusaha mengkaji dan mempelajari perubahan sosial secara lebih mendalam.

Usaha mereka pada akhirnya melahirkan pengertian perubahan sosial yang berbeda-beda sesuai dengan paradigma masing-masing.
Pengertian Perubahan Sosial Budaya menurut Para Ahli
Kegiatan kerja Bakti

Pengertian Perubahan Sosial

Beberapa Definisi Perubahan Sosial, Banyak ahli sosial yang berusaha mendefinisikan konsep perubahan sosial seperti tertulis di bawah ini.

  1. Selo Soemardjan, menurutnya perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. 

    Hal ini dikarenakan sifat perubahan sosial yang berantai dan saling berhubungan antara satu unsur dengan unsur kemasyarakatan yang lainnya.
  2. Wilbert Moore, Dia mendefinisikan perubahan sosial sebagai perubahan penting dari struktur sosial. Adapun yang dimaksud dengan struktur sosial adalah pola perilaku dan interaksi sosial.
  3. Samuel Koening, Menurutnya, perubahan sosial menunjuk pada modifikasi-modifikasi yang terjadi pada kehidupan masyarakat.
  4. Roucek dan Warren, Roucek dan Warren mengungkapkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan dalam proses sosial atau dalam struktur masyarakat.
  5. Bruce J. Cohen, Menurutnya perubahan sosial adalah perubahan struktur sosial dan perubahan pada organisasi sosial.
  6. Soedjono Dirdjosisworo, Beliau merumuskan definisi perubahan sosial sebagai perubahan fundamental yang terjadi dalam struktur sosial, sistem sosial, dan organisasi sosial.
  7. William F. Ogburn mengungkapkan bahwa perubahan sosial merupakan perubahan yang mencakup unsur-unsur kebudayaan baik material atau imaterial yang menekankan adanya pengaruh besar dari unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur imaterial.
  8. Kingsley Davis mengartikan perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.
  9. Mac Iver mengatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam hubungan (social relation) atau perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial.
  10. Gillin dan Gillin, menurutnya perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima karena adanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat yang termasuk perubahan sistem nilai dan norma sosial, sistem pelapisan sosial, struktur sosial, proses sosial, pola dan tindakan sosial warga masyarakat, serta lembaga-lembaga kemasyarakatan.

Contoh, adanya penemuan baru dalam bidang teknologi, mendorong terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat.

Ditemukannya peralatan-peralatan berteknologi menyebabkan perubahanperubahan dalam hal pendidikan, pemerintahan maupun pola dan tindakan sosial warga masyarakat.


Syarat-syarat Modernisasi Menurut Para Ahli Sosiologi

Semua kelompok masyarakat tidak pernah hidup berdiri sendiri. Mereka senantiasa berada di tengah masyarakat lain dan mengadakan kontak dengan masyarakat lain.

Kontak yang terjadi secara terus-menerus dan bersifat konstan akan menyebabkan terjadinya perubahan sosial secara berangsur-angsur.

Perubahan-perubahan yang diakibatkan oleh faktor dari luar ini dapat berdampak positif atau negatif. Apabila perubahan itu terjadi dalam situasi yang aman dan tertib tanpa menimbulkan kegoyahan pada masyarakat, maka akan terjadi perubahan yang bersifat positif.

Apabila suatu perubahan menimbulkan kegoyahan atau konflik dalam masyarakat, ini berarti perubahan tersebut bersifat negatif.

Modernisasi sebagai Wujud Perubahan Sosial

Apabila seseorang mempelajari perubahan-perubahan dalam masyarakat, yang perlu diketahui adalah arah perubahan masyarakat itu bergerak. Namun, perubahan dalam masyarakat itu bergerak meninggalkan faktor yang diubah.
Syarat-syarat Modernisasi Menurut Para Ahli Sosiologi
Modernisasi
Setelah meninggalkan faktor itu, perubahan tersebut akan bergerak pada sesuatu bentuk yang baru atau bergerak pada bentuk yang sudah ada pada masa lampau. Salah satu jenis perubahan dapat dilakukan melalui modernisasi.

Semua bangsa dan masyarakat di dunia ini senantiasa terlibat dalam proses modernisasi, meskipun kecepatan dan arah perubahannya berbeda.

Modernisasi merupakan perubahan-perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan tradisional menuju pada suatu masyarakat modern.

Proses perubahan itu didorong oleh berbagai usaha masyarakat dalam memperjuangkan harapan dan cita-citanya, yaitu menuju kehidupan yang lebih baik.

Modern berarti kemajuan yang rasional dalam segala bidang dan meningkatnya taraf penghidupan masyarakat secara menyeluruh dan merata.

Modern juga berarti berkemanusiaan dan tinggi nilai peradabannya dalam pergaulan hidup di masyarakat.

Syarat-syarat modernisasi

Modernisasi tidak dapat terjadi begitu saja. Modernisasi memiliki beberapa persyaratan sebagai berikut.
  • Pertama, cara berpikir yang ilmiah (scientific thinking). 
  • Kedua, sistem administrasi negara yang baik. 
  • Ketiga, adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Hal ini memperlukan penelitian yang berkelanjutan agar data tidak tertinggal. 
  • Keempat, penciptaan suasana yang kondusif dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa. 
  • Kelima, tingkat organisasi yang tinggi yang dapat diartikan sebagai perilaku disiplin.

Apabila syarat-syarat tersebut tidak ada, perencanaan modernisasi akan terpengaruh oleh kekuatan-kekuatan dari kepentingan-kepentingan yang ingin mengubah perencanaan tersebut demi kepentingan suatu golongan kecil dalam masyarakat.




Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli

Masyarakat yang mengalami perubahan menuju modernisasi akan ditandai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan baru. Manusia memiliki kemampuan yang semakin meningkat dalam memahami rahasia-rahasia alam dan dapat menerapkan pengetahuan ini dalam berbagai kegiatannya.

Masyarakat yang modern sesungguhnya juga merupakan hasil hubungan antara majunya tingkat rasionalitas dalam mengkaji kebudayaan.

Beberapa Pendapat Mengenai Modernisasi

Untuk menghindari kesimpangsiuran pengertian dan kekeliruan dalam menafsirkan istilah modernisasi, beberapa ahli mencoba mendefinisikan pengertian modernisasi sebagai berikut.
Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli
Modernisasi

a. Astrid S. Susanto

Modernisasi adalah proses pembangunan kesempatan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan.

b. Widjojo Nitisastro

Modernisasi mencakup suatu transformasi total dari kehidupan bersama yang tradisional atau pramodern dalam arti teknologi, serta organisasi sosial ke arah pola-pola ekonomis dan politis.

c. Soerjono Soekanto

Modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang biasa disebut dengan social planning.

d. Louis Irving Horowitz

Modernisasi yang nonideologis pada dasarnya merupakan suatu istilah teknologi, bukan istilah penilaian. Ia menyangkut penggantian tenaga kerja manusia oleh mesin-mesin. Modernisasi berkaitan dengan komunikasi informasi dalam tempo cepat, pemindahan orang dan barang dengan cepat, dan lain-lain.

e. Harold Rosenberg

Modernisasi mengacu pada urbanisasi atau sampai sejauh mana dan bagaimana pengikisan sifat-sifat pedesaan suatu masyarakat akan berlangsung.


Rabu, 08 Maret 2017

Sejarah Uang

Sejarah Uang.Still006
Uang adalah segalanya. Ungkapan itu sangatlah mencerminkan betapa uang sangatlah dibutuhkan oleh banyak orang. Orang-orang bekerja siang-malam untuk mendapatkan lembaran-lembaran uang. Tapi, Tau gak sih sejarah dan asal usul dari uang itu sendiri? Maka dari itu, Kamu Harus Tahu!

Sebuah benda tak akan tercipta dengan sendirinya, begitu juga dengan uang. Banyak proses yang dilalui sehingga uang itu dapat tercipta.
Pada awalnya, manusia belum mengenal kegiatan tukar-menukar. Karena dahulu, setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dan juga bertanam untuk mendapatkan bahan makanan.
Namun, Apa yang mereka produksi ternyata tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan mereka. Lalu, mereka mencari orang yang mau bertukar barang dengan barang yang mereka butuhkan. Dan dari sinilah muncul sistem barter.
Lalu, karena sistem barter memiliki banyak kekurangan, salah satunya adalah sulitnya menemukan orang yang mau menukarkan barangnya. Maka digunakanlah benda-benda tertentu sebagai alat tukar, biasanya benda-benda yang digunakan memiliki nilai tinggi dan dibutuhkan masyarakat.
Dahulu, Bangsa Romawi menggunakan garam sebagai alat tukar. Pengaruh bangsa Romawi dalam penggunaan garam sebagai alat tukar ternyata terlihat sampai sekarang. Dalam Bahasa inggris, upah disebut sebagai salary yang berasal dari Bahasa Latin yaitu salarium yang berarti garam.
Meskipun alat tukar sudah ada, tetapi tetap saja masih terjadi banyak kesulitan. Diantaranya adalah kurangnya daya tahan benda-benda tersebut sehingga tidak tahan lama.
Lalu, digunakanlah Logam sebagai alat tukar karena memiliki nilai tinggi dan tahan lama. Logam yang digunakan adalah emas dan perak.
Sejalan dengan perkembangan ekonomi, penggunaan logam sebagai alat tukar mengalami kesulitan, yaitu penggunaan uang logam sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar. Lalu diciptakanlah uang kertas, yang pada saat itu kertas yang digunakan merupakan bukti-bukti kepemilikan emas atau perak.
Selanjutnya, masyarakat tidak lagi menggunakan logam secara langsung sebagai alat tukar, mereka menggunakan “kertas bukti” tersebut sebagai alat tukar. Nah, Kertas bukti tersebut adalah cikal bakal uang kertas seperti uang modern saat ini.

Organisasi Gerakan Non Blok

A. Pengertian dari Gerakan Non Blok

Gerakan Non-Blok (GNB) (bahasa Inggris: Non-Aligned Movement/NAM) adalah suatu organisasi internasional yang terdiri dari lebih dari 100 negara-negara yang tidak menganggap dirinya beraliansi dengan atau terhadap blok kekuatan besar apapun. Tujuan dari organisasi ini, seperti yang tercantum dalam Deklarasi Havana tahun 1979, adalah untuk menjamin "kemerdekaan, kedaulatan, integritas teritorial, dan keamanan dari negara-negara nonblok" dalam perjuangan mereka menentang imperialisme, kolonialisme, neo-kolonialisme, apartheid, zionisme, rasisme dan segala bentuk agresi militer, pendudukan, dominasi, interferensi atau hegemoni dan menentang segala bentuk blok politik.



Negara-negara anggota Gerakan Non Blok

B. Latar Belakang Berdirinya Gerakan Non Blok

Gerakan Non Blok dibentuk guna mempertahankan diri dengan jalan mempersatukan diri (di antara negara-negara netral) guna menghadapi intervensi negara adikuasa(Blok Barat / Blok Timur)



Bendera negara blok barat dan blok timur


C. Tujuan Gerakan Non Blok

Prinsip dasar dan tujuan GNB adalah mewujudkan perdamaian dunia berdasarkan prinsip universal tentang kesamaan kedaulatan, hak dan martabat negara-negara di dunia,menghormati hak asasi manusia, dan kemerdekaan yang fundamental. Gerakan Nonblokmenentang imperialisme, kolonialisme, neokolonialisme, perbedaan warna kulit, dan segalabentuk ekspansi, dominasi, serta menolak segala pemusatan kekuasaan. Gerakan Nonblok sebagai sebuah organisasi memiliki beberapa tujuan berikut.
1. Mendukung perjuangan dekolonisasi.
2. Memegang teguh melawan imperialisme, neokolonialisme, dan rasialisme.
3. Sebagai wadah perjuangan negara-negara yang berkembang untuk mencapai tujuan.
4. Mengurangi ketegangan antara blok Barat dan blok Timur.
5. Mengadakan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan kekerasan.


D. Sejarah Berdirinya Gerakan Non Blok

Setelah PD II berakhir muncul dua blok kekuatan yaitu blok Barat dan blok Timur. Blok Barat dipimpin Amerika Serikat dan beraliran liberal, sedang blok Timur dipimpin Uni Soviet dan beridiologi komunis. Kelahiran dua kekuatan tersebut merupakan ancaman serius bagi perdamaian. Oleh karena itu sebagai solusi, lahirlah Gerakan Nonblok (GNB).

KAA dianggap sebagai pendahulu bagi berdirinya GNB. KAA telah melahirkan prinsip-prinsip perdamaian, kerja sama internasional, kebebasan, kemerdekaan, dan hubungan antarbangsa. Pada tahun 1956 Presiden Gamal Abdul Nasser (Mesir), PresidenJoseph Bros Tito (Yugoslavia), dan PM Jawaharlal Nehru (India) mengadakan pertemuan di Brioni. Pada bulan September 1960 ketiga tokoh tersebut mengadakan pertemuan dengan Ir. Soekarno dan Nkrumah dari Ghana. Kegiatan tersebut diikuti dengan pertemuanpersiapan bagi Konferensi GNB di Kairo bulan Juni 1961. Dalam konferensi di Kairo merumuskan kriteria negara yang akan diundang dalam KTT GNB I maupun prinsip-prinsip GNB.


E. Faktor-Faktor Pendorong Berdirinya Gerakan Non Blok 

Berikut ini beberapa hal yang mendorong berdirinya GNB.
  1. Persamaan nasib bangsa-bangsa yang pernah dijajah menggalang solidaritas untuk mengenyahkan kolonialisme.
  2. Terjadinya Perang Dingin dan ketegangan dunia akibat persaingan antara blok Barat dan blok Timur.
  3. Terjadinya Krisis Kuba yang mengancam perdamaian dunia.
  4. Pada tahun 1961 terjadi pertemuan di Kairo sebagai persiapan KTT I GNB.
Ilustrasi kekuasaan blok barat dan blok timur

F. Prinsip-Prinsip dari Gerakan Non Blok 

Gerakan Non Blok memiliki prinsip-prinsip berikut ini.
1. Tidak berpihak dalam persaingan blok Barat dan blok Timur.
2. Berpihak terhadap perjuangan antikolonialisme.
3. Menolak ikut serta berbagai bentuk aliansi militer.
4. Menolak aliansi bilateral dengan negara super power. 
5. Menolak pendirian basis militer negara super power di wilayah masing-masing. 


G. Pelopor-Pelopor Berdirinya Gerakan Non Blok

Berdirinya GNB dipelopori oleh lima tokoh, yaitu:
1. Presiden Ir. Soekarno (Indonesia),
2. Presiden Joseph Broz Tito (Yugoslavia),
3. Presiden Gamal Abdul Nasser (Mesir),
4. Perdana Menteri Jawaharlal Nehru (India), dan
5. Perdana Menteri Kwame Nkrumah (Ghana)



H. Lambang Gerakan Non Blok

Gerakan Non Blok tidak memiliki lambang yang pasti. Cuman dalam rapat KTT tertentu. Lambang yang sering muncul adalah burung merpati, bola dunia/globe, dan membawa padi. Menurut pengertian beberapa website dan yang saya ketahui lambang-lambang dalam gerakan Non Blok memiliki arti sebagai berikut : 
1. Lambang dari burung merparti melambangkan perdamaian.
2. Lambang padi melambangkan kemakmuran.
3. Lambang bola dunia melambangkan internasional/mencangkup seluruh dunia. 



I. Rapat KTT Gerakan Non Blok

Normalnya, pertemuan GNB berlangsung setiap tiga tahun sekali. Negara yang pernah menjadi tuan rumah KTT GNB di antaranya Yugoslavia, Mesir, Zambia, Aljazair, Sri Lanka, Kuba, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan, dan Malaysia. Biasanya setelah mengadakan konferensi, kepala negara atau kepala pemerintahan yang menjadi tuan rumah konferensi itu akan dijadikan ketua gerakan untuk masa jabatan tiga tahun.




J. Anggota dari Gerakan Non Blok

Afrika
1. Aljazair (1961)
2. Angola (1964)
3. Benin (1964)
4. Botswana (1970)
5. Burkina Faso (1973)
6. Burundi (1964)
7. Kamerun (1964)
8. Cape Verde (1976)
9. Republik Afrika Tengah (1964)
10. Chad (1964)
11. Komoro (1976)
12. Republik Demokratik Kongo (1961)
13. Djibouti (1983)
14. Mesir (1961)
15. Equatorial Guinea (1970)
16. Eritrea (1995)
17. Ethiopia (1961)
18. Gabon (1970)
19. Gambia (1973)
20. Ghana (1961)
21. Guinea (1961)
22. Guinea-Bissau (1976)
23. Pantai Gading (1973)
24. Kenya (1964)
25. Lesotho (1970)
26. Liberia (1964)
27. Libya (1964)
28. Madagascar (1973)
29. Malawi (1964)
30. Mali (1961)
31. Mauritania (1964)
32. Mauritius (1973)
33. Maroko (1961)
34. Mozambik (1976)
35. Namibia (1979)
36. Niger (1973)
37. Nigeria (1964)
38. Republik Kongo (1964)
39. Rwanda (1970)
40. Sao Tome dan Principe (1976)
41. Senegal (1964)
42. Seychelles (1976)
43. Sierra Leone (1964)
44. Somalia (1961)
45. Afrika Selatan (1994)
46. Sudan (1961)
47. Swaziland (1970)
48. Tanzania (1964)
49. Togo (1964)
50. Tunisia (1961)
51. Uganda (1964)
52. Zambia (1964)
53. Zimbabwe (1979)

Amerika
1. Antigua dan Barbuda
2. Bahama (1983)
3. Barbados (1983)
4. Belize (1976)
5. Bolivia (1979)
6. Chile (1973)
7. Kolombia (1983)
8. Cuba (1961)
9. Dominica (2006)
10. Republik Dominika (2000)
11. Ekuador (1983)
12. Grenada (1979)
13. Guatemala (1993)
14. Guyana (1970)
15. Haiti (2006)
16. Honduras (1995)
17. Jamaica (1970)
18. Nikaragua (1979)
19. Panama (1976)
20. Peru (1973)
21. Saint Kitts dan Nevis (2006)
22. Saint Lucia (1983)
23. Saint Vincent and the Grenadines (2003)
24. Suriname (1983)
25. Trinidad dan Tobago (1970)
26. Venezuela (1989)

Asia
1. Azerbaijan (2011)
2. Afghanistan (1961)
3. Bahrain (1973)
4. Bangladesh (1973)
5. Bhutan (1973)
6. Brunei (1993)
7. Kamboja (1961)
8. India (1961)
9. Indonesia (1961)
10. Iran (1979)
11. Irak (1961)
12. Jordan (1964)
13. Kuwait (1964)
14. Laos (1964)
15. Lebanon (1961)
16. Malaysia (1970)
17. Maladewa (1976)
18. Mongolia (1993)
19. Myanmar (1961)
20. Nepal (1961)
21. Korea Utara (1976)
22. Oman (1973)
23. Pakistan (1979)
24. Negara Palestina (1976)
25. Filipina (1993)
26. Qatar (1973)
27. Saudi Arabia (1961)
28. Singapore (1970)
29. Sri Lanka (1961)
30. Suriah (1964)
31. Thailand (1993)
32. Timor Timur (2003)
33. Turkmenistan (1995)
34. Uni Emirat Arab (1970)
35. Uzbekistan (1993)
36. Vietnam (1976)
37. Yaman (1961)

Eropa
1. Belarus (1998)

Oceania
1. Fiji (2011)
2. Papua Nugini (1993)
3. Vanuatu (1983)

Mantan anggota
1. Argentina (1973-1991)
1. Siprus (1961-2004)
2. Malta (1973-2004)
3. SFR Yugoslavia (1961-1992) [7] [43] (termasuk FR Yugoslavia)
4. Ukraina (2010-2014) (status pengamat turun

Pengamat
1. Argentina
2. Armenia
3. Bosnia and Herzegovina
4. Brasil
5. Cina
6. Kosta Rika
7. El Salvador
8. Kazakhstan
9. Kyrgyzstan
10. Mexico
11. Montenegro
12. Paraguay
13. Serbia
14. Tajikistan
15. Uruguay


J. Peran Indonesia dalam Gerakan Non Blok
  1. Presiden Soekarno adalah satu dari lima pemimpin dunia yang mendirikan GNB;
  2. Indonesia menjadi pemimpin GNB tahun 1991. Saat itu, Presiden Soeharto terpilih menjadi ketua GNB. Sebagai pemimpin GNB, Indonesia sukses menggelar KTT X GNB di Jakarta.
  3. Indonesia juga berperan penting dalam meredakan ketegangan di kawasan bekas Yugoslavia pada tahun 1996
  4. Ikut memprakarsai berdirinya Gerakan Non Blok dengan menandatangani Deklarasi Beograd sebagai hasil Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok I pada tanggal 1-6 September 1961.
  5. Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok X yang berlangsung pada tanggal 1-6 September 1992 di Jakarta.

K. Arti Penting Gerakan Non Blok bagi Indonsia

Gerakan Non Blok dipelopori salah satunya oleh Indonesia, karena adanya dua kekuatan besar di dunia yaitu Blok Timur dan Blok Barat. Karena Indonesia memiliki politik bebas aktif dimana berarti Indonesia tidak memihak pada blok manapun maka Indonesia menyatakan bersifat netral. Maka dengan Gerakan Non Blok. Maka Indonesia menjalankan politik bebas aktif tersebut. Yakni bersifat netral dan tidak memihak pada blok manapun.