Pembelajaran Model SCREN

Belajar sambil bermain dengan mencari QR Code kemudian di scan yang memunculkan pertanyaan, lalu dijawab bersama tim. Tim tercepat menyelesaikan seluruh QR Code dan menjawab dengan benar akan menjadi pemenang.

Pembelajaran Model Word Square

Belajar dengan mencari kata-kata teracak pada kotak yang berhubungan dengan materi melalui pertanyaan yang telah disiapkan.

Penggunaan Media TTS dalam KBM

Teka teki silang diterapkan ke dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Menjadikan pembelajaran lebih santai dan menyenangkan.

Bermain Ular Tangga dalam KBM

Ular tangga adalah permainan sederhana yang sering dimainkan anak-anak. Kali ini ular tangga dimainkan dalam KBM agar peserta didik lebih asyik menikmati materi sambil bermain.

Ulangan dengan Soal Bergeser

Ulangan sering kali membuat stres peserta didik. Tetapi dengan menggunakan metode ulangan soal bergeser semuanya menjadi menyenangkan dan bermakna.

Apa itu Plickers? Bagaimana cara menggunakannya?

Aplikasi Plickers dapat memungkinkan guru untuk melakukan penilaian formatif dengan menggunakan kartu kode, perangkat yang digunakan hanya smartphone guru atau tablet..

Tampilkan postingan dengan label K13 Kelas 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K13 Kelas 7. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2019

Kualitas Penduduk

Kualitas Penduduk adalah kondisi penduduk dalam aspek fisik dan non fisik serta ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan dasar untuk mengembangkan kemampuan dan menikmati kehidupan sebagai manusia yang berbudaya, berkepribadian dan layak. atau Kualitas penduduk adalah tingkat/taraf kehidupan penduduk yang berkaitan dengan kemampuan dalam pemenuhan kebutuhan, seperti pangan, sandang, perumahan, kesehatan, pendidikan.

Faktor yang Memengaruhi Kualitas Penduduk

Kualitas penduduk suatu daerah dipengaruhi oleh:

a. Tingkat pendidikan penduduk

Pendidikan merupakan modal dasar dalam mengembangkan  kemampuan intelektual seseorang. Melalui pendidikan seseorang akan mampu meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotoriknya. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kemampuan menyelesaikan berbagai permasalahan dengan mengembangkan kreativitasnya.

b. Tingkat kesehatan penduduk

Kesehatan merupakan harta tak ternilai dan merupakan modal berharga bagi seseorang untuk memulai aktivitasnya. Pencapaian pertumbuhan dan perkembangan manusia sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatannya.Ada pepatah mengatakan “men sana in corpore sano” yang terjemahan bebasnya mengandung makna bahwa dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. 
c. Tingkat kesejahteraan penduduk
Pencapaian kesejahteraan merupakan arah cita-cita setiap manusia yang ditandai dengan terpenuhinya kebutuhan pangan, sandang, dan papan. Masyarakat yang sejahtera merupakan citacita pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Permasalahan Kualitas Penduduk dan Dampaknya terhadap Pembangunan

Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kualitas  penduduk dan dampaknya terhadap pembangunan adalah sebagai berikut:
a. Masalah tingkat pendidikan
Keadaan penduduk di negara-negara yang sedang berkembang tingkat pendidikannya relatif lebih rendah dibandingkan penduduk di negara-negara maju, demikian juga dengan tingkat pendidikan penduduk Indonesia.Rendahnya tingkat pendidikan penduduk Indonesia disebabkan oleh:
1) Tingkat kesadaran masyarakat untuk bersekolah rendah.
2) Besarnya anak usia sekolah yang tidak seimbang dengan penyediaan sarana pendidikan.
3) Pendapatan perkapita penduduk di Indonesia rendah.

Dampak yang ditimbulkan dari rendahnya tingkat pendidikan terhadap pembangunan adalah:
  1. Rendahnya penguasaan teknologi maju, sehingga harus  mendatangkan tenaga ahli dari negara maju. Keadaan ini sungguh ironis, di mana keadaan jumlah penduduk Indonesia besar, tetapi tidak mampu mencukupi kebutuhan tenaga ahli yang sangat diperlukan dalam pembangunan.
  2. Rendahnya tingkat pendidikan mengakibatkan sulitnya masyarakat menerima hal-hal yang baru. Hal ini nampak dengan ketidakmampuan masyarakat merawat hasil pembangunan secara benar, sehingga banyak fasilitas umum yang rusak karena ketidakmampuan masyarakat memperlakukan secara tepat.
Kenyataan seperti ini apabila terus dibiarkan akan menghambat  jalannya pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah mengambil beberapa kebijakan yang dapat meningkatkan mutu pendidikan masyarakat. Usaha-usaha tersebut di antaranya: 
  1. Pencanangan wajib belajar 12 tahun.
  2. Mengadakan proyek belajar jarak jauh seperti SMP Terbuka dan Universitas Terbuka.
  3. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan (gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain).
  4. Meningkatkan mutu guru melalui penataran-penataran.
  5. Menyempurnakan kurikulum sesuai perkembangan zaman.
  6. Memberikan beasiswa bagi siswa yang berprestasi dan tidak mampu.
b. Masalah kesehatan

Tingkat kesehatan suatu negara umumnya dilihat dari besar  kecilnya angka kematian, karena kematian erat kaitannya dengan kualitas kesehatan.

Kualitas kesehatan yang rendah umumnya disebabkan:
1) Kurangnya sarana dan pelayanan kesehatan.
2) Kurangnya air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
3) Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan.
4) Gizi yang rendah.
5) Penyakit menular.
6) Lingkungan yang tidak sehat (lingkungan kumuh).
Dampak rendahnya tingkat kesehatan terhadap pembangunan adalah terhambatnya pembangunan fisik karena perhatian tercurah pada perbaikan kesehatan yang lebih utama karena menyangkut jiwa manusia. Selain itu, jika tingkat kesehatan manusia sebagai objek dan subjek pembangunan rendah, maka dalam melakukan apa pun khususnya pada saat bekerja, hasilnya pun akan tidak optimal.
Untuk menanggulangi masalah kesehatan ini, pemerintah mengambil beberapa tindakan untuk meningkatkan mutu kesehatan masyarakat, sehingga dapat mendukung lancarnya pelaksanaan pembangunan. Upaya-upaya tersebut di antarnya:
  1. Mengadakan perbaikan gizi masyarakat.
  2. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular.
  3. Penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan.
  4. Membangun sarana-sarana kesehatan, seperti puskesmas, rumah sakit, dan lain-lain.
  5. Mengadakan program pengadaan dan pengawasan obat dan makanan.
  6. Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan gizi dan kebersihan lingkungan.
c. Masalah tingkat penghasilan/pendapatan

Tingkat penghasilan/pendapatan suatu negara biasanya diukur  dari pendapatan per kapita, yaitu jumlah pendapatan rata-rata penduduk dalam suatu negara. Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional secara keseluruhan dibagi jumlah penduduk



Negara-negara berkembang umumnya mempunyai pendapatan  per kapita rendah, hal ini disebabkan oleh:
1) Pendidikan masyarakat rendah, tidak banyak tenaga ahli, danlain-lain.
2) Jumlah penduduk banyak.
3) Besarnya angka ketergantungan.
Berdasarkan pendapatan per kapitanya, negara digolongkan
menjadi 3, yaitu:
1) Negara kaya, pendapatan per kapitanya > US$ 1.000.
2) Negara sedang, pendapatan per kapitanya = US$ 300 – 1.00.
3) Negara miskin, pendapatan per kapitanya < US$ 300.
Adapun dampak rendahnya tingkat pendapatan penduduk
terhadap pembangunan adalah:
  1. Rendahnya daya beli masyarakat menyebabkan pembangunan bidang ekonomi kurang berkembang baik.
  2. Tingkat kesejahteraan masyarakat rendah menyebabkan hasil pembangunan hanya banyak dinikmati kelompok masyarakat kelas sosial menengah ke atas.
Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat (kesejahteraan masyarakat), sehingga dapat mendukung lancarnya pelaksanaan pembangunan pemerintah melakukan upaya dalam bentuk:
1) Menekan laju pertumbuhan penduduk.
2) Merangsang kemauan berwiraswasta.
3) Menggiatkan usaha kerajinan rumah tangga/industrialisasi.
4) Memperluas kesempatan kerja.
5) Meningkatkan GNP dengan cara meningkatkan barang dan jasa.

Rangkuman

􀂙 Kualitas penduduk adalah tingkat/taraf kehidupan penduduk yang berkaitan dengan kemampuan dalam pemenuhan kebutuhan seperti pangan, sandang, perumahan, kesehatan, pendidikan.
Kualitas penduduk ditentukan oleh  faktor-faktor tingkat pendidikan, tingkat kesehatan ,dan tingkat kesejahteraan. 􀂙 Permasalahan kuantitas dan kualitas penduduk berdampak pada terhambatnya proses pembangunan. 􀂙 Untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan kuantitas penduduk, pemerintah menyelenggarakan program KB dan transmigrasi. 􀂙 Untuk mengatasi permasalahan kualitas penduduk, pemerintah mencanangkan program wajib belajar 9 tahun, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan
pelayanan kesehatan

Jumat, 16 November 2018

Perdagangan Internasional

Pengertian Perdagangan Internasional


Daftar Isi


Pengertian Perdagangan Internasional


Pengertian Perdagangan Internasional Secara Umum


Manfaat Perdagangan Internasional


Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Adanya Pasar Bebas


Adanya Perbedaan Kondisi Geografis


Peningkatan Perkembangan Teknologi dan Informasi


Adanya Perbedaan Teknologi


Menghemat Biaya


Jenis Perdagangan Internasional

Ekspor dan Impor


Barter


Konsinyasi


Package Deal


Border crossing


Apa pengertian perdagangan internasional dan apa manfaatnya bagi perekonomian di suatu negara? Bagi mereka yang belajar tentang ilmu ekonomi, tentunya sudah cukup familiar dengan topik ini karena cukup sering dibahas.
Perdagangan Internasional adalah suatu interaksi antar negara dalam bentuk jual-beli barang maupun jasa atas dasar kesepakatan bersama. Perdagangan internasional bukanlah hal yang baru saja dimulai, namun sudah ada sejak abad pertengahan.


Hubungan ekonomi antar negara tersebut meliputi tiga bentuk hubungan, diantaranya:


Pertukaran hasil atau output dari sebuah negara dengan negara lain, atau yang kita kenal dengan perdagangan internasional


Hubungan dalam bentuk hutang piutang antar negara


Pertukaran atau aliran produksi atau sarana produksi


Salah satu tujuan perdagangan internasional adalah untuk meningkatkan GDP (Gross Domestic Product) atau total nilai produksi barang dan jasa di dalam suatu negara selama satu tahun. Dampak yang ditimbulkan dari perdagangan internasional dapat dirasakan dari segi kepentingan sosial, politik dan ekonomi untuk membantu mendorong kemajuan industrialisasi, transportasi, globalisasi dan hadirnya perusahaan multinasional.

Pengertian Perdagangan Internasional Secara Umum


Perdagangan bisa diartikan sebagai proses tukar-menukar yang terjadi atas dasar kesepakatan bersama dari pihak yang terlibat di dalamnya. Negara-negara di dunia belum mampu memproduksi semua barang dan kebutuhan sendiri, mereka harus menerima bantuan dari negara lain.

Proses ini kemudian menjadi kegiatan perdagangan antar negara, atau kegiatan ekspor-impor. Perdagangan antar negara tersebut disebut dengan perdagangan internasional.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian perdagangan internasional adalah kegiatan jual-beli yang dilakukan satu negara dengan negara lain, dimana hal ini terjadi sebagai akibat keterbatasan sumber daya yang ada negara tersebut. Perdagangan internasional memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan suatu negara yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut, entah itu karena adanya keterbatasan sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, ataupun skill.

Kedua pihak tersebut bisa antar perorangan (individu dengan individu), antar individu dengan pemerintah sebuah negara, atau antar pemerintah dari masing-masing negara.

Dengan demikian perdagangan internasional memungkinkan terjadinya:


Jual-beli atau tukar-menukar barang dan atau jasa antar negara


Kerja sama di bidang ekonomi antar negara di seluruh dunia


Pengaruh terhadap perkembangan ekspor dan impor serta Balance of Payment/ Neraca Pembayaran Internasional (NPI) suatu negara


Pertukaran dan perluasan penggunaan teknologi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi negara yang terlibat di dalamnya


Pergerakan sumber daya melalui batas negara, baik sumber daya manusia, sumber daya alam, maupun sumber daya modal



Manfaat Perdagangan Internasional

Setelah memahami pengertian perdagangan internasional, tentunya kita juga perlu tahu apa manfaatnya. Adanya perdagangan internasional dapat memberikan beberapa manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan dari masing-masing negara yang melakukan kerja sama dalam bidang perdagangan.
Manfaat tersebut antara lain:

Dapat memperoleh barang atau jasa yang tidak bisa dihasilkan sendiri karena adanya perbedaan sumber daya alam, kemampuan sumber daya manusia, teknologi dan lainnya.


Dapat memperluas pasar untuk tujuan menambah keuntungan dari spesialisasi


Memungkinkan transfer teknologi modern untuk memahami teknik produksi yang lebih efisien dan modern dalam hal manajemen.


Dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sebuah negara


Menambah devisa negara dari hasil ekspor


Perdagangan internasional dapat membuka lapangan pekerjaan di sebuah negara


Menjalin persahabatan dengan negara lain


Meningkatkan penyebaran sumber daya alam sebuah negara


Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional terjadi karena adanya beberapa faktor pendorong yang mengharuskan suatu negara mengadakan kerja sama perdagangan internasional. Karena setiap negara tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan negaranya sendiri tanpa adanya sumber daya dari negara lain, bisa dari sumber daya alamnya, sumber daya manusia, pemodalan maupun dalam hal teknologi.

Mengacu pada pengertian perdagangan internasional di atas, berikut adalah beberapa faktor pendorong timbulnya perdagangan internasional:

Adanya Pasar Bebas


Kebebasan ekonomi atau liberalisme sudah mulai ditanamkan dalam perdagangan internasional. Siapa saja berhak meningkatkan dan memperluas pasarnya untuk menjual belikan produk lintas negara.
Pasar bebas dibutuhkan untuk meningkatkan kerja sama antar negara yang berpeluang menambah pendapatan negara. Kebebasan ekonomi menjadi pemicu individu maupun kelompok untuk berlomba-lomba menambah pasar dan meningkatkan produksi.

Adanya Perbedaan Kondisi Geografis


Setiap negara memiliki keadaan geografis yang berbeda dengan negara lain yang menyebabkan perbedaan pada sumber daya yang dihasilkan.
Sebagai contoh dahulunya rempah-rempah hanya didapatkan di wilayah tropis seperti Indonesia, sehingga Indonesia menjadi pemasok rempah-rempah terbesar di beberapa negara barat. Setiap negara tidak dapat memenuhi semua sumber daya yang dibutuhkan sehingga perlu melakukan pertukaran dengan negara lain.


Peningkatan Perkembangan Teknologi dan Informasi


Saat ini untuk melakukan interaksi dengan negara lain tidak harus bertatap muka, karena segala komunikasi sekarang bisa dilakukan dengan teknologi informasi berbasis internet.
Perkembangan digitalisasi dan peralatan komunikasi memicu setiap negara untuk meningkatkan produksinya untuk dipasarkan negara lain dengan asumsi bahwa di negara tersebut tidak dapat menyediakan barang atau jasa tersebut.

Adanya Perbedaan Teknologi


Tidak hanya perbedaan sumber daya alamnya saja, namun perbedaan sumber daya manusiannya juga dapat menyebabkan perbedaan kemampuan dalam hal teknologi. Perbedaan teknologi ini menyebabkan suatu negara yang hanya bisa menghasilkan barang mentah harus mengekspor ke negara lain untuk diolah dan diimpor kembali ke negaranya dengan harga lebih mahal.
Begitu juga sebaliknya, jika suatu negara hanya maju dalam teknologi saja tanpa adanya pasokan sumber daya alam maka ia membutuhkan bantuan dari negara lain. Inilah peran suatu bentuk perdangan internasional yang saling menguntungkan

Menghemat Biaya


Perdagangan internasional dinilai dapat menghasilkan pasar yang lebih luas dan pendapatan lebih banyak daripada jika hanya diproduksi dalam negeri saja. Sehingga produksi dalam skala besar tentunya dapat menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk produksi (fixed cost).

Jenis Perdagangan Internasional

Ada beberapa jenis perdangan internasional yang dilakukan antar negara maupun sekelompok negara. Sesuai dengan pengertian perdagangan internasional, berikut adalah beberapa jenis perdagangan internasional:

Ekspor dan Impor


Bentuk perdagangan internasional yang paling sering dilakukan. Ada dua cara untuk melakukan ekspor, yaitu ekspor biasa (melalui ketentuan yang berlaku) dan ekspor tanpa L/C (barang boleh dikirim melalui izin departemen perdagangan).

Barter


Saat ini, barter atau pertukaran barang dengan barang masih sering dilakukan dalam perdangan internasional. Jenisnya meliputi direct barter, switch barter, counter purchase dan bay back barter.

Konsinyasi


Konsinyasi adalah penjualan dengan pengiriman barang ke luar negeri dimana belum ada pembeli tertentu di luar negeri. Penjualannya dapat dilakukan melalui pasar bebas atau bursa dagang dengan cara lelang

Package Deal


Perdagangan yang dilakukan melalui perjanjian dagang (trade agreement) dengan negara lain.

Border crossing


Perdagangan yang timbul dari dua negara yang saling berdekatan untuk memudahkan penduduknya saling melakukan transaksi.
Perdagangan internasional menjadi agenda penting dari suatu negara bukan hanya sekedar keuntungan komersial saja, namun juga dari segi kerja sama antar bangsa.

Kesimpulan

Di atas tadi adalah penjelasan mengenai pengertian perdagangan Internasional, manfaat, jenis, dan faktor pendorongnya. Semoga artikel ini menambah wawasan kita tentang manfaat perdagangan internasional dan hal-hal yang berkaitan dengan topik tersebut.

Minggu, 07 Oktober 2018

Apa Saja Bentuk-bentuk Interaksi Sosial?



Sudahkah kalian tahu seperti apa itu bentuk-bentuk interaksi sosial?Sebenarnya bentuk-bentuk interaksi sosial itu terjadi pada kehidupan sehari-hari kalian lho. Bisa terjadi di sekolah, di tempat nongkrong, di rumah, atau tempat-tempat lainnya. Misalnya ketika kalian mendapat tugas kelompok dari guru, tanpa disadari, proses pengerjaan tugas dalam kelompok merupakan salah satu bentuk interaksi sosial.


Terus ketika salah satu di antara kalian terlibat perkelahian dengan teman sekelas, pasti setelah itu kalian dibawa ke ruang BK untuk ditengahi oleh guru. Nah di dalam ruangan itupun terjadi bentuk interaksi sosial, Squad. Oke, agar kalian lebih paham lagi tentang bentuk-bentuk interaksi sosial, kalian bisa baca dengan seksama penjelasan di bawah ini.


Sebenarnya tuh interaksi yang terjadi di dalam masyarakat, bisa menghasilkan pola-pola atau bentuk hubungan yang dapat mempererat dan mengubah kondisi masyarakat tersebut. Kalau dalam kajian sosiologi nih, interaksi sosial dapat berbentuk asosiatif dan disosiatif.


1. BENTUK INTERAKSI SOSIAL ASOSIATIF


Bentuk interaksi sosial asosiatif (Sumber: facebook.com/BhinnekaCeria)


Bentuk interaksi sosial asosiatif adalah bentuk interaksi sosial positif yang mengarah pada kesatuan. Bentuk interaksi sosial asosiatif berupa kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi.


A. KERJA SAMA


Pastinya sudah nggak asing dong sama kata kerja sama? Ya, kerja sama adalah suatu usaha yang dilakukan bersama antara individu atau kelompok, tujuannya untuk mencapai satu tujuan atau beberapa tujuan bersama.


Kita juga bisa nih melihat bentuk- bentuk pelaksanaan kerja sama :




B. AKOMODASI 


Adalah upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu pertikaian atau konflik oleh pihak-pihak yang bertikai. Untuk apa? Ya jelas untuk meredakan pertentangan tersebut dong, terus tercipta deh sebuah kestabilan.


Contoh dari akomodasi (Sumber: ebaznica.lv)


Nah, Akomodasi sebagai proses sosial juga memiliki bentuk-bentuk lho, di antaranya:


1. Koersi, adalah bentuk akomodasi yang pelaksanaannya dengan menggunakan paksaan, ancaman, tekanan, maupun kekerasan. Kalian sering lihat pengemis atau pedagang asongan yang digusur secara paksa oleh satpol PP dan dinas sosial? Itulah salah satu contohnya


2. Kompromi, adalah bentuk usaha dalam meredakan masalah melalui pengurangan tuntutan. Misalnya saat kalian bermain galaksin, salah satu di antara kalian merasa dicurangi, tapi yang melakukan merasa tidak sengaja, nah disaat itulah kompromi bisa dilakukan untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut.


3. Konsiliasi, adalah usaha yang dilakukan pihak tertentu untuk mempertemukan keinginan antara kedua belah pihak yang berkonflik, sehingga dapat meyelesaikan masalah. Misalnya ketika kalian terlibat pertikaian di media sosial, kemudian ketua kelas melihat, karena merasa mempunyai tanggung jawab, ahirnya kalian dipertemukan langsung untuk menyelesaikan masalah.


4. Arbitrasi, terjadi ketika pihak ketiga membantu meredakan pertentangan yang memiliki kedudukan lebih tinggi dan dapat memberikan keputusan yang mengikat pihak-pihak yang berkonflik. Contoh, guru BK memberi hukuman kepada kedua murid yang bertengkar.


5. Mediasi, dilakukan oleh pihak ketiga sebagai mediator, hanya sebagai penasihat. Pada dasarnya semua keputusan dikembalikan kepada kedua pihak yang berkonflik. Contoh, pak RT memberikan nasehat kepada tetangga yang bertengkar.


6. Ajudikasiproses penyelesaian masalah melalui meja hijau (jalur hukum). Contoh, hakim memberikan sanksi hukum kepada koruptor.


C. ASIMILASI


Merupakan percampuran dua kebudayaan yang melebur menjadi suatu kebudayaan baru.




Contoh: Warga di Pekalongan yang beretnis Tionghoa dan Arab, menggunakan bahasa Jawa sebagai identitas sosial mereka, karena hal tersebut telah melebur menjadi kebudayaan masyarakat setempat meskipun beretnis Tionghoa dan Arab.


D. AKULTURASI 


Penerimaan segala unsur–unsur baru menjadi suatu kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur lama.


Bangunan Masjid Kudus (Sumber: abouturban.com) 


Contoh: Bangunan Masjid Kudus mencerminkan adanya interaksi budaya Jawa, Hindu, dan Islam.


2. BENTUK INTERAKSI SOSIAL DISOSIATIF


Proses sosial disosiatif ini lebih mengarah kepada perpecahan baik individu maupun kelompok. Adapun bentuk-bentuk dari disosiatif meliputi, persaingan (kompetisi), kontravensi, dan pertentangan (konflik).


Persaingan (kompetisi), yakni suatu proses sosial di mana individu atau kelompok manusia yang bersaing  mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan tanpa menggunakan ancaman kekerasan. Misal, kompetisi sepakbola pada piala dunia.


Kontravensi, merupakan suatu perasaan tidak suka yang disembunyikan, seperti keraguan bahkan kebencian terhadap kepribadian seseorang. Contohnya, dalam pemilihan ketua ekstrakulikuler, sebagian besar warga kelas setuju dengan si A, sedangkan sebagian kecil siswa merasa tidak suka atau meragukan. Namun perasaan itu disembunyikan dari si A sebagai calon ketua ekstrakulikuler. 


Pertentangan (konflik), adalah proses sosial yang dilakukan individu atau kelompok dalam mencapai tujuannya disertai dengan paksaan atau kekerasan. Pertentangan terjadi disebabkan oleh adanya perbedaan antarindividu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, dan perubahan sosial.


Bagaimana? Sudah mengerti seperti apa itu bentuk-bentuk interaksi sosial? Kalau masih sedikit bingung, di sini kita kasih satu contoh soalnya. Nah untuk mengerjakan soal-soal lainnya, kalian juga bisa belajar melalui ruangbelajar. Kalian akan dijelaskan materi-materi pelajaran dengan berbagai contoh yang pastinya membuat kalian mudah mengerti. Selain itu, dengan sistem belajar journeynya, ruangbelajar bisa menjadi alternatif kalian dalam mengoptimalkan waktu belajar kalian.


CONTOH SOAL


Kegiatan Pekan Olahargara Nasional (PON) yang dilaksanakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) merupakan bentuk interaksi sosial yang disebut ….


kerjasama


akomodasi


asosiatif


disosiatif


Jawaban


disosiatif


Pembahasan


Disosiatif, merupakan bentuk interaksi sosial yang mengarah perpecahan berupa persaingan (kompetisi), kontravensi, dan pertentangan (konflik).Kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan bentuk interaksi sosial yang berupa kompetisi.


Sumber : https://blog.ruangguru.com/apa-saja-bentuk-bentuk-interaksi-sosial

Rabu, 01 Agustus 2018

Letak Astronomis Indonesia, Pengaruh Geografis dan Geologis

Wilayah sebuah tempat di bumi bisa kita ketahui dengan mengandalkan letak astronomi nya. Begitu pun dengan letak astronomis Indonesia yang kerap dirujuk memakai peta dengan pemakaian letak astronomis.
Yang belajar Ilmu Geografi dan Astronomi pasti tak asing pada hal-hal semacam itu. Namun bagi yang awam, perlu dipahami dulu apa yang dimaksud sebagai letak astronomi.
Letak astronomi menggunakan patokan pada garis lintang dan bujur. Keduanya merupakan garis imajiner yang digambarkan pada peta untuk menentukan lokasi dan arah, yang dulu kerap diandalkan oleh para pelaut.
Dan garis-garis tersebut pada kenyataannya tak ada karena memang dibuat untuk memudahkan pemetaan lokasi dan arah di sebuah gambar peta atau globe. Semua lokasi yang ada di bumi ini pasti memiliki letak astronomi, yang menggunakan garis-garis imajiner tersebut.
Jadi, sebenarnya apa letak astronomi itu?
Letak astronomis adalah titik-titik koordinat yang saling terhubung antara garis-garis dan bujur-bujur di sebuah peta.
Nah, perbedaan antara garis lintang dan bujur adalah sebagai berikut:
Garis Lintang adalah Lintasan-lintasan paralel berbentuk garis di bola bumi pada khatulistiwa. Dipisahkan oleh garis khatulistiwa itu, terbagi antara Lintang Utara dan Lintang Selatan.
Yang berada di atas khatulistiwa adalah Lintang Utara, dan yang berada di bawahnya adalah Lintang Selatan. Ukurannya menggunakan derajat, yaitu 0 derajat untuk merujuk pada garis khatulistiwa, dan 90 derajat untuk yang paling ujung alias Kutub Utara dan Selatan.
Garis Bujur adalah Garis Meridian yang menghubungkan antara Kutub Utara dan Selatan. Umumnya berbentuk setengah lingkaran yang besar. Ukuran yang digunakan pun menggunakan derajat dengan selisih 15 derajat masing-masing garis bujur.

Letak Astronomis Indonesia

Letak Astronomis Indonesia

Dari penjelasan di atas, Indonesia berada pada 6 derajat Lintang Utara – 11 derajat Lintang Selatan, dan 95 derajat Bujur Timur dan 141 derajat Bujur Barat. Jadi, secara astronomis letak indonesia diapit oleh garis-garis lintang dan bujur yang tepat di tengahnya adalah garis ekuator alias khatulistiwa.

Letak astronomis Indonesia inilah yang jadi acuan untuk memetakan lokasi geografis dan sekaligus berpengaruh pada beberapa hal yang menyangkut berbagai faktor termasuk perekonomian.

Pengaruh Letak Astronomi Indonesia pada Pembagian Zona Waktu

Letak Astronomis Indonesia terhadap zona waktu indonesia
Pengaruh letak garis lintang dan bujur Indonesia ini paling jelas terasa pada perbedaan waktu. Penyebabnya adalah garis-garis bujur yang cukup lebar sampai sekitar 46 derajat.

Akibatnya, seluruh wilayah Indonesia terbagi dalam tiga zona waktu yang kita kenal sekarang, yaitu Zona Waktu Bagian Barat, Bagian Tengah, dan Bagian Timur.
Pembagian tiga zona waktu itu sudah ditetapkan pada tahun 1964, namun di tahun 1988 diterapkan pembagian waktu yang baru seperti yang kita kenal sekarang ini. Letak astronomis itu berdampak pada perbedaan waktu yang cukup panjang dari zona yang paling timur dan barat. Selisih nya sekitar 184 menit atau 3 jam.
Rincian pembagian zona waktu di Indonesia sebagai berikut:
  • Waktu Indonesia Barat

Ukurannya dipatok pada garis bujur 105 Bujur Timur. Jika dibandingkan dengan waktu Greenwich, maka selisihnya lebih awal sekitar 7 jam. Wilayah-wilayah yang tercakup oleh zona waktu ini antara lain Pulau Sumatra dan sekitarnya, Semua wilayah di Pulau Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
  • Waktu Indonesia Tengah

Dihitung dari garis bujur 120 Bujur Timur. Selisihnya dengan waktu Greenwich adalah 8 jam lebih awal. Cakupan wilayah zona waktu ini meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTT, NTB, dan Pulau Sulawesi.
  • Waktu Indonesia Timur

Hitungannya dari garis bujur 135 Bujur Timur, dan punya selisih waktu 9 jam lebih awal dari Greenwich. Cakupan wilayah di zona waktu ini terdiri dari Pulau Papua, Maluku, dan Maluku Utara.
Perbedaan zona waktu di atas sangat terasa ketika melakukan perjalanan dari letak astronomis indonesia paling barat ke zona waktu timur karena selisih waktunya 2 jam. Atau katakanlah dari letak astronomis indonesia sebelah utara yang di zona timur menuju ke barat. Sama halnya dengan selisih satu jam dari wilayah barat ke tengah, atau tengah ke timur.

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia Terhadap Iklim

Garis-garis astronomis di Indonesia juga sangat berpengaruh pada faktor iklim. Karena letaknya itu, Indonesia hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan hujan. Pengaruh iklim ini pun sekaligus berdampak pada akar tradisi, budaya, dan bahkan pada pertumbuhan ekonomi hingga di zaman modern sekarang ini.

Pengaruh Letak Astronomis Indonesia Terhadap Ekonomi

Dari letak astronomis negara ini, sebetulnya sudah sejak zaman lampau memiliki keuntungan secara strategis. Karena diapit oleh dua samudra besar dan benua yang menjadi transit dari berbagai maskapai pelayaran dari berbagai negara.
Di zaman modern sebenarnya punya pengaruh yang serupa tapi pengelolaannya yang lebih kompleks. Indonesia memang menjadi salah satu titik perdagangan penting di masa lampau, tapi dalam konteks teknologi yang berdampak ke berbagai bidang, khususnya transportasi, proyeksi dan pemetaan perdagangan kurang lebih sama dengan negara-negara lainnya.
Yang jelas adalah pengaruh letak astronomis pada iklim, sehingga rata-rata kawasan Indonesia lebih cocok untuk pertanian dan perkebunan. Sementara pada faktor yang sama, pengaruh ekonomi sebetulnya lebih signifikan jika mengandalkan aspek maritim, yang tak cuma pada perikanan tetapi mencakup praktik distribusi yang lebih merata.
Pengaruh dalam faktor yang sama itu pun potensial untuk lokasi pertambangan dan perminyakan di sebagian wilayah Indonesia. Karena letak geologis indonesia pada pertemuan lempeng menunjukkan adanya beberapa sumber mineral yang potensial.
Bukan cuma di lautan tetapi di sejumlah titik daratan yang potensial. Namun sebagian besar kebijakan ekonomi kurang begitu diarahkan sehingga sampai sekarang tidak begitu signifikan dampak secara ekonomi kecuali faktor iklim dan budaya setempat.

Kerugian Letak Astronomi Indonesia dan Cara Mengatasinya

Kalau dipikir-pikir, dampak letak astronomis indonesia bagi kehidupan masyarakat cukup banyak dan dirasakan secara nyata. Tak perlu jauh-jauh memikirkan nya, lihat saja pada jarak antara satu wilayah ke tempat lain yang sangat panjang, apalagi terpisah oleh perairan. Sebagian wilayah di Indonesia masih memiliki kendala pada jalur transportasi yang aman dan nyaman.
Akibatnya adalah proses distribusi dan pemerataan ekonomi yang tidak optimal. Salah satu wacana yang muncul adalah mengembangkan proyek jembatan panjang yang menghubungkan daratan satu dan lainnya. Tetapi itu pun membutuhkan biaya besar dan harus menggunakan material yang kokoh. Selain itu, sosialisasi pada masyarakat sangat penting demi melancarkan proyek pembangunan besar itu.
Kerugian lainnya dirasakan sebagai akibat dari faktor iklim. Risiko hidup di wilayah tropis adalah pergantian musim atau pancaroba yang semakin kurang jelas belakangan tahun ini.
Banyak panen yang gagal dan anjloknya harga produksi komoditas pertanian. Untuk mengatasi itu, wajib dilakukan berbagai terobosan dalam teknologi pertanian dan penerapan kebijakan ekonomi yang bersahabat pada masyarakat.

Hubungan Letak Astronomis Indonesia dengan Biodiversitas

Hubungan Letak Astronomis Indonesia dengan Biodiversitas

Ada keterkaitan yang sangat erat antara letak astronomis dengan biodiversitas. Biodiversitas adalah keberagaman flora dan fauna yang tersebar di suatu wilayah, dalam hal ini adalah wilayah Indonesia.


Karena letak astronomis itu berpengaruh pada iklim dan lokasi geografis, ada ciri-ciri unik yang kelihatan menonjol khususnya untuk flora dan fauna di wilayah Indonesia timur. Ada yang memiliki ciri Austronesia, yang ada kemiripan dengan hewan-hewan di Benua Australia dengan wilayah Indonesia timur.
Sama halnya untuk flora yang tersebar di bagian barat hingga timur. Semua bentuk keberagaman tersebut menunjukkan karakteristik yang kuat dari kekayaan flora dan fauna di seluruh wilayah Indonesia. Dan semuanya berakar pada letak astronomis yang berpengaruh pada keunikan flora dan fauna tersebut.

Cara Menghitung Letak Astronomis Indonesia

Mungkin banyak yang hafal koordinat lintang dan bujur wilayah Indonesia. Tapi bagaimana sih cara menghitungnya? Untuk menentukan perhitungan letak astronomis itu, kita membutuhkan globe atau peta.
Di peta itu sudah dituliskan koordinat derajat dari masing-masing garis lintang dan bujur. Di masing-masing garis itu sudah ada angka derajat yang kita ambil dari batas paling utara, selatan, timur, dan barat. Nantinya akan ditemukan angka-angka yang jadi patokan koordinat lintang dan bujur wilayah Indonesia.

Letak Geografis Indonesia

Letak geografis adalah patokan yang nyata dan berbeda dari penentuan letak astronomis. Karena dari letak geografis digunakan acuan berdasarkan kondisi nyata dari wilayah baik daratan atau perairan. Dari perspektif geografis, wilayah Indonesia sangatlah strategis dan unik. Mengapa? Negara ini diapit oleh Benua Asia dan Australia.
Untuk batas perairannya diapit oleh Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Artinya, inilah titik lintasan atau trafik perdagangan internasional.

Pengaruh Letak Geografis Indonesia

Jelas bahwa ada pengaruh yang sangat besar dari letak geografis Indonesia. Dengan dua samudra besar dan daratan luas, pengaruhnya meliputi aspek perekonomian. Tapi di satu sisi juga bisa menyulitkan untuk pengelolaan kebijakan pemerataan ekonomi.
Masih banyak sebagian wilayah di Indonesia yang membutuhkan pembangunan sumber daya yang setidaknya sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia yang kita kenal sekarang ini. Hal itu menandakan bahwa ada dua faktor positif dan negatif dari pengaruh letak geografis itu.
Pengaruh positif letak geografis Indonesia adalah keberagaman wilayah, tradisi, budaya, dan sumber-sumber alamnya yang pastinya menandakan keunikan dan aset penting bagi negara. Faktor negatif sudah kita singgung sebelumnya yaitu akses yang masih kurang memadai untuk sebagian wilayah.
Pengaruh dari letak geografis ini terus dirumuskan dalam berbagai kebijakan yang diujikan oleh pemerintah. Sentralisasi kebijakan ekonomi sekarang sudah mulai dicairkan dengan adanya kebijakan otonomi daerah dengan tujuan membangun dan meningkatkan kualitas wilayah secara mandiri.
Cukup menarik karena dampak letak astronomis yang berpengaruh pada geografis ini menimbulkan pengalaman unik selama tinggal di wilayah Indonesia. Pertama adalah faktor pergantian musim. Hanya ada dua musim yang terjadi di Indonesia, yaitu kemarau dan hujan. Disebabkan oleh pergerakan angin muson setiap enam bulan sekali dalam satu tahun.
  • Musim Hujan
Berlangsung antara Oktober sampai April. Terjadi karena adanya tekanan udara yang sangat tinggi dari wilayah selatan. Angin inilah yang membawa musim hujan ke wilayah Indonesia.
  • Musim Kemarau
Berlangsung antara April sampai Oktober. Ini adalah versi kebalikan dari yang di atas. Yaitu tekanan udara di wilayah utara yang lebih rendah dibandingkan wilayah selatan. Sehingga terjadilah musim kemarau.
Namun kadang-kadang acuan periode di atas tak berlaku sepenuhnya karena zaman sekarang dipengaruhi oleh pemanasan global. Tapi dalam kondisi normal, dua musim itu berlaku pada rentang waktu yang telah disebutkan tadi.
Pengaruh angin muson pun menyebabkan kelembaban udara. Seringkali dirasakan kondisi udara yang sangat lembab dan cuaca tak menentu. Tapi kelembaban udara yang tinggi ini pun berdampak bagus karena saat musim kemarau tidak terlalu panas, dan saat musim hujan tidak akan terlalu dingin.
Faktor lain yang memengaruhi anomali atau kondisi tak wajar dari pergantian dua musim itu juga karena semakin berkurangnya lahan hutan hijau. Proyek-proyek pembangunan seringkali menggusur lahan-lahan yang sebetulnya sangat vital untuk melindungi kualitas cuaca dan udara.

Dampak Letak Geologis Indonesia

Letak geologis dilihat berdasarkan kondisi geologi nya. Yaitu kualitas bebatuan atau daratan di sepanjang wilayah Indonesia. Seluruh kepulauan di Indonesia dibagi dalam tiga jenis kondisi geologis, yaitu Dangkalan Sunda, Dangkala Salvi, dan Dangkalan di antara Sunda dan Salvi.
Di wilayah Indonesia bagian barat adalah bagian kecil Benua Asia. Sementara di bagian tengah adalah peralihan yang disebut Wallace. Di bagian timur termasuk bagian dari Benua Australia. Kondisi geologis itu juga menunjukkan bahwa masih ada kawasan pegunungan yang aktif dan otomatis berpengaruh pada kesuburan tanah.
Dua rangkaian pegunungan muda dicatat melintasi kawasan kepulauan di Indonesia. Untuk bagian barat termasuk dalam Sirkum Mediterania, sedangkan bagian timur termasuk dalam Sirkum Pasifik. Jadi, letak geologis indonesia kaya akan sumber mineral dan lahan tanah yang subur sebagai akibat dari gugusan pegunungan berapi yang masih aktif itu.
Selain itu, kawasan laut di bagian barat cenderung dangkal sebagaimana di kawasan timur. Tapi di bagian tengah, kawasan laut nya dalam. Faktor gunung berapi sekaligus berpengaruh pada letak geologis kepulauan indonesia, yang dampaknya terasa pada lempengan yang labil, dan terjadinya beberapa kali gempa bumi baik yang tektonik dan vulkanik.
Terjadinya pergeseran lempeng atau letusan gunung berapi merupakan risiko yang sebenarnya sudah disadari sejak awal. Apalagi perkembangan teknologi yang kian maju untuk digunakan sebagai sarana memantau situasi dan mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Di saat bersamaan juga dimanfaatkan untuk pengolahan sumber daya alam yang lebih tepat sasaran.
Sampai hari ini, pemerintah tetap menggalakkan sosialisasi demi keamanan dan kenyamanan terkait faktor geologis tersebut. Karena masih terjadi beberapa kali gempa bumi, tsunami, hingga letusan gunung api yang kadang merenggut korban jiwa. Di sinilah pentingnya kampanye terkait kewaspadaan di wilayah tempat tinggal yang rawan dari kondisi geologi tersebut.
Faktor geologis di Indonesia menandakan sumber daya alam yang sangat signifikan dan sebenarnya bisa diolah untuk kelangsungan kehidupan perekonomian yang baik. Sudah menjadi tugas dari pemerintah dalam melakukan pengelolaan yang tepat dan sesuai hajat hidup orang banyak.
Kondisi geologis di wilayah Indonesia juga kerap menjadi sumber-sumber penelitian dari para ilmuwan dan kerjasama dari pemerintah dan perusahaan yang mengelola sumber daya alam bagi pembangunan dan perekonomian.
Itulah hal-hal terkait letak astronomis, geografis, dan geologis di Indonesia. Mulai dari letak astronomis yang secara signifikan berpengaruh pada geografis dan iklim, hingga berdampak pada biodiversitas yang unik di sejumlah wilayahnya.
Faktor astronomis itu pun ternyata punya kaitan erat pada letak geologis yang juga berpengaruh pada segala aspek kehidupan manusia yang tinggal di wilayah tersebut.