Pembelajaran Model SCREN

Belajar sambil bermain dengan mencari QR Code kemudian di scan yang memunculkan pertanyaan, lalu dijawab bersama tim. Tim tercepat menyelesaikan seluruh QR Code dan menjawab dengan benar akan menjadi pemenang.

Pembelajaran Model Word Square

Belajar dengan mencari kata-kata teracak pada kotak yang berhubungan dengan materi melalui pertanyaan yang telah disiapkan.

Penggunaan Media TTS dalam KBM

Teka teki silang diterapkan ke dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Menjadikan pembelajaran lebih santai dan menyenangkan.

Bermain Ular Tangga dalam KBM

Ular tangga adalah permainan sederhana yang sering dimainkan anak-anak. Kali ini ular tangga dimainkan dalam KBM agar peserta didik lebih asyik menikmati materi sambil bermain.

Ulangan dengan Soal Bergeser

Ulangan sering kali membuat stres peserta didik. Tetapi dengan menggunakan metode ulangan soal bergeser semuanya menjadi menyenangkan dan bermakna.

Apa itu Plickers? Bagaimana cara menggunakannya?

Aplikasi Plickers dapat memungkinkan guru untuk melakukan penilaian formatif dengan menggunakan kartu kode, perangkat yang digunakan hanya smartphone guru atau tablet..

Jumat, 31 Maret 2017

Syarat-syarat Modernisasi Menurut Para Ahli Sosiologi

Semua kelompok masyarakat tidak pernah hidup berdiri sendiri. Mereka senantiasa berada di tengah masyarakat lain dan mengadakan kontak dengan masyarakat lain.

Kontak yang terjadi secara terus-menerus dan bersifat konstan akan menyebabkan terjadinya perubahan sosial secara berangsur-angsur.

Perubahan-perubahan yang diakibatkan oleh faktor dari luar ini dapat berdampak positif atau negatif. Apabila perubahan itu terjadi dalam situasi yang aman dan tertib tanpa menimbulkan kegoyahan pada masyarakat, maka akan terjadi perubahan yang bersifat positif.

Apabila suatu perubahan menimbulkan kegoyahan atau konflik dalam masyarakat, ini berarti perubahan tersebut bersifat negatif.

Modernisasi sebagai Wujud Perubahan Sosial

Apabila seseorang mempelajari perubahan-perubahan dalam masyarakat, yang perlu diketahui adalah arah perubahan masyarakat itu bergerak. Namun, perubahan dalam masyarakat itu bergerak meninggalkan faktor yang diubah.
Syarat-syarat Modernisasi Menurut Para Ahli Sosiologi
Modernisasi
Setelah meninggalkan faktor itu, perubahan tersebut akan bergerak pada sesuatu bentuk yang baru atau bergerak pada bentuk yang sudah ada pada masa lampau. Salah satu jenis perubahan dapat dilakukan melalui modernisasi.

Semua bangsa dan masyarakat di dunia ini senantiasa terlibat dalam proses modernisasi, meskipun kecepatan dan arah perubahannya berbeda.

Modernisasi merupakan perubahan-perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan tradisional menuju pada suatu masyarakat modern.

Proses perubahan itu didorong oleh berbagai usaha masyarakat dalam memperjuangkan harapan dan cita-citanya, yaitu menuju kehidupan yang lebih baik.

Modern berarti kemajuan yang rasional dalam segala bidang dan meningkatnya taraf penghidupan masyarakat secara menyeluruh dan merata.

Modern juga berarti berkemanusiaan dan tinggi nilai peradabannya dalam pergaulan hidup di masyarakat.

Syarat-syarat modernisasi

Modernisasi tidak dapat terjadi begitu saja. Modernisasi memiliki beberapa persyaratan sebagai berikut.
  • Pertama, cara berpikir yang ilmiah (scientific thinking). 
  • Kedua, sistem administrasi negara yang baik. 
  • Ketiga, adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Hal ini memperlukan penelitian yang berkelanjutan agar data tidak tertinggal. 
  • Keempat, penciptaan suasana yang kondusif dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa. 
  • Kelima, tingkat organisasi yang tinggi yang dapat diartikan sebagai perilaku disiplin.

Apabila syarat-syarat tersebut tidak ada, perencanaan modernisasi akan terpengaruh oleh kekuatan-kekuatan dari kepentingan-kepentingan yang ingin mengubah perencanaan tersebut demi kepentingan suatu golongan kecil dalam masyarakat.




Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli

Masyarakat yang mengalami perubahan menuju modernisasi akan ditandai dengan berkembangnya ilmu pengetahuan baru. Manusia memiliki kemampuan yang semakin meningkat dalam memahami rahasia-rahasia alam dan dapat menerapkan pengetahuan ini dalam berbagai kegiatannya.

Masyarakat yang modern sesungguhnya juga merupakan hasil hubungan antara majunya tingkat rasionalitas dalam mengkaji kebudayaan.

Beberapa Pendapat Mengenai Modernisasi

Untuk menghindari kesimpangsiuran pengertian dan kekeliruan dalam menafsirkan istilah modernisasi, beberapa ahli mencoba mendefinisikan pengertian modernisasi sebagai berikut.
Pengertian Modernisasi Menurut Para Ahli
Modernisasi

a. Astrid S. Susanto

Modernisasi adalah proses pembangunan kesempatan yang diberikan oleh perubahan demi kemajuan.

b. Widjojo Nitisastro

Modernisasi mencakup suatu transformasi total dari kehidupan bersama yang tradisional atau pramodern dalam arti teknologi, serta organisasi sosial ke arah pola-pola ekonomis dan politis.

c. Soerjono Soekanto

Modernisasi adalah suatu bentuk dari perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada suatu perencanaan yang biasa disebut dengan social planning.

d. Louis Irving Horowitz

Modernisasi yang nonideologis pada dasarnya merupakan suatu istilah teknologi, bukan istilah penilaian. Ia menyangkut penggantian tenaga kerja manusia oleh mesin-mesin. Modernisasi berkaitan dengan komunikasi informasi dalam tempo cepat, pemindahan orang dan barang dengan cepat, dan lain-lain.

e. Harold Rosenberg

Modernisasi mengacu pada urbanisasi atau sampai sejauh mana dan bagaimana pengikisan sifat-sifat pedesaan suatu masyarakat akan berlangsung.


Batas Landas Kontinen, Laut Teritorial, dan Zone Ekonomi Eksklusif

Keadaan geografis tiap-tiap negara berbeda. Beberapa negara hanya memiliki wilayah berupa daratan, namun sebagian besar negara-negara di dunia berbatasan dengan negara lain atau memiliki batas geografis berupa laut.

Oleh karena itu pengaturan batas penguasaan laut antarnegara menjadi penting. Batas-batas penguasaan laut oleh suatu negara antara lain landas kontinen, laut teritorial, dan zona ekonomi eksklusif.

1. Batas Landas Kontinen

Pengertian batas landas kontinen

Batas landas kontinen atau batas landas benua adalah batas bagian dasar laut yang paling ujung dan masih terhubung dengan benua daratan atau kelanjutan benua yang terdapat di laut.

Lautan pada batas laut ini merupakan laut dangkal yang berkedalaman kurang dari 200 m. Karena itu, wilayah laut dangkal dengan kedalaman 200 meter merupakan bagian dari wilayah negara yang berada di kawasan laut tersebut.

Jika ada dua negara yang wilayahnya terlalu dekat dan memiliki wilayah laut pada batas landas kontinen yang sama, maka jarak antarpantai kedua negara diukur dan dibagi menjadi dua. Hal semacam ini terjadi di kawasan Selat Malaka yang berada di antara Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

2. Batas Laut Teritorial

Penertian batas laut teritorial

Batas laut teritorial merupakan batas perairan suatu negara yang ditarik dari pantai terluar atau pulau terluar sejauh 12 mil (19,3 km) ke arah laut lepas.

Pada batas laut teritorial ini, negara memiliki kedaulatan penuh seperti halnya di wilayah daratan. Bila ada suatu negara kepulauan yang jarak antarpulaunya renggang dan lebih dari 24 mil, maka lautan yang berada di kawasan tersebut diakui oleh hukum internasional sebagai wilayah perairan negara tersebut.
Batas Landas Kontinen, Laut Teritorial, dan Zone Ekonomi Eksklusif
Gambar: Batas Laut teritorial dan ZEE

3. Zona Ekonomi Eksklusif

Pengertian zona ekonomi eksklusif (ZEE)
Zona ekonomi eksklusif merupakan kawasan yang berjarak 200 mil dari pulau terluar Indonesia. Pada kawasan ini, Indonesia berhak untuk mengambil dan memanfaatkan segala potensi sumber daya alam yang ada.

Zona ekonomi eksklusif diumumkan pemerintah Indonesia pada tanggal 21 Maret 1980. Dengan pengumuman ini, wilayah laut Indonesia bertambah luasnya menjadi dua kali lipat.

Kapal-kapal asing tidak diperbolehkan mengambil kekayaan laut di dalam wilayah ZEE. Adapun batas laut yang bersinggungan dengan negara lain diatur dengan kesepakatan bersama antara dua negara.

Sebagai negara yang memiliki wilayah atau zona ekonomi eksklusif, Indonesia memiliki hak atas ZEE sebagai berikut.

a. Berhak untuk melakukan eksplorasi, eksploitasi, pengelolaan, dan konservasi sumber daya alam.

b. Berhak melakukan penelitian, perlindungan, dan pelestarian laut.

c. Mengizinkan pelayaran internasional melalui wilayah ini dan memasang berbagai sarana perhubungan laut.

Dengan penetapan pemerintah tentang perairan laut wilayah, landas kontinen, dan zona ekonomi ekslusif, maka seluruh perairan Indonesia dengan pulau-pulaunya merupakan satu kesatuan.


Perkembangan Masyarakat, Kebudayaan dan Pemerintahan pada Masa Kolonial Eropa

Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia mulai dari Portugis, Inggris, dan Belanda yang paling lama dan menyeluruh serta berpengaruh pada kehidupan bangsa Indonesia baik perkembangan masyarakat, kebudayaan, maupun pemerintahan adalah kolonial Belanda. Namun bukan berati yang lain tidak memberi dampak sama sekali.


Bangsa Eropa yang pernah menjajah Indonesia telah memberikan warisan kolonial yang cukup memberi warna bagi kehidupan bangsa Indonesia lewat budaya barat yang lebih modern. Masuknya peradapan barat di satu sisi menguntungkan dan memajukan aspek kehidupan bangsa, namun di sisi lain adakalanya pengaruh budaya barat memberikan corak yang negatif bagi masyarakat Indonesia.



Ada beberapa bentuk-bentuk dan ciri pengaruh kolonial di berbagai daerah di Indonesia sebagai berikut :


a. Agama



Agama baru yang dikenalkan oleh para kolonial pada saat itu adalah agama Kristen Katolik dan agama Kirsten Protestan. Agama Kristen Katolik dibawa oleh oleh kaum misionaris Portugis, sedangkan agama Kristen Protestan dibawa oleh Zendeling Belanda.

Masyarakat Indonesia diwilayah bagian timur  banyak yang tertarik terhadap agama kristen terutama di Maluku Selatan, Papua, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Agama Kristen Katolik dan Kristen Protestan memiliki gedung atau organisasi sebagai tempat berdoa dan melakukan upacara, yang disebut sebagai gereja.

Gereja Kristen Katolik dan gereja Kristen Protestan dari segi bentuk dan ciri terdapat perbedaan. Gereja Katolik memiliki seni arsitektur yang mengikuti gaya Romawi dan Gotik sedangkan gereja Protestan bentuk bangunannya disesuaikan dengan arsitektur masyarakat setempat.


b. Adat istiadat



Adat istiadat adalah tata kelakuan yang turun temurun dari generasi  satu ke generasi lain sebagai warisan yang mempengaruhi pola perilaku masyarakat. Adat istiadat barat cukup mempengaruhi terhadap masyarakat Indonesia, hal ini dapat diketahui dari tata cara bergaul, model pakaian, pemberian gelar kebangsawanan, gaya pernikahan, berfikir rasional, menghargai waktu, semangat kerja yang tingggi, disiplin, individualistis dan lebih mementingkan kebendaan (materialistis).

Ciri-ciri adat istiadat barat yang telah mempengaruh masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut :


  • Tata cara bergaul antar anggota masyarakat yang dipertahankan oleh pemerintahan jajahan adalah feodalisme, tetapi malah sekarang budaya barat yang berkembang adalah demokratis dan bebas.
  • Model berpakaian ala-ala barat menyesuaikan diri dengan keadan geografis Eropa yang beriklim subtropis, sehingga berpakain tebal disaat musim gugur dan dingin, serta berpakian tipis di saat musim panas tejadi.
  • Gaya pernikahan bangsa-bangsa Eropa umumnya glamor dan mewah.
  • Negri asal kaum penjajah bangsa Indonesia umumnya berbentuk kerjaan, sehingga sangat mendukung pemberian gelar kebangsawanan untuk menunjukan perbedaan status antara orang-orang kaya dengan masyarakat biasa.
  • Budaya bangsa barat yang ditularkan dan diwariskan kepada masyarakat Indonesia antara lain adalah rasionalisme, yakni paham yang menyakini bahwa kebenaran yang sesungguhnya berasal dari pikiran dan akal manusia. Dengan berfikir secara rasional orang-orang mampu menjahui hal-hal yang bersifat tahayul dan dapat memecahkan berbagai macam persoalan.
  • Dunia barat identik dengan dunia industri yang menghargai waktu, disiplin, memiliki semangat kerja yang tingi, dan berfikir secara sistematis dan logis. Sikap positif bangsa barat tersebut merupakan cerminan manusi moderen yang mulai ditiru oleh sebagian masyarakat Indonesia.
  • Bangsa-bangsa Eropa umumnya menganut paham individualisme yaitu paham yang mementingkan hak perseorangan. Namun gaya hidup individualisme tidak begitu mempengaruhi kehidupan masyarakat karena prinsip gotong royong masih diutamakan.

c. Hukum



Tata hukum Indonesia yang berlaku saat ini masih banyak yang merupakan warisan dari hukum belanda, walaupun dalam beberapa hal terjadi perubahan, pencabutan dan pengurangan yang disesuaikan dengan kebutuhan, situasi dan keadaan masyarakat.


d. Sistem pemerintahan



Pemerintahan kolonial Belanda meninggalkan sistem pemerintahan yang baik sehingga dalam beberapa hal di contoh oleh Indonesia. Sistem pemerintahan yang diwariskan tersebut bersumber pada ajaran Trias politika yang membagi kekuasaan negara kepada badan legeslatif (pembuatan undang-undang), eksekutif (pelaksana undang-undang), dan yudikatif (pengawas pelaksana undang-undang).


e. Pendidikan



Pemerintah kolonial yang berinisiatif untuk menyelenggarakan pendidikan berpola barat di Indonesia yaitu Portugis dan Belanda. Warisan kebijakan pendidikan nasional yang masih digunakan di Indonesia adalah pembagian jenjang pendidikan, sistem klasikal, pengaturan pelajaran melalui kurikulum, pengenalan berbagai macam ilmu pengetahuan, seperti ilmu alam, ilmu buni, astronomi, filsafat dan hukum.


f. Kesenian



Peninggalan-peninggalan kesenian pada masa kolonial meliputi seni bangunan, seni musik, seni rupa, seni tari, seni sastra, dan seni film. Banyak sekali bangunan kolonial yang masih bisa digunakan dan dimanfaatkan dari nilai seninta seperti sekolah, asrama, vila, penjara, jalan raya, jalan kereta api dan waduk. Jenis musik yang dikenalkan oleh bangsa Portugis dan masih banyak digemari oleh masyarakat adalah musik keroncong.

Peninggalan seni rupa anatara lain berupa patung dan relief di gereja-gereja kristiani. Seni film cerita yang pertama kali di putar di Indonesia berjudul Loetoneng Kasaroeng yang dibuat pada tahun 1926 oleh Heuveldrop (orang Belanda) dan Kruger (orang Jerman).

Seni sastra mulai mendapat perhatian dari kolonial semenjak berdirinya kantor voor de Volkslectuur (komisi bacaan rakyat) di tahun 1908, dan pada tahun 1917 berubah menjadi balai pustaka. Sampai saat ini balai pustaka masih menerbitkan buku-buku yang bermutu bagi masyarakat Indonesia. Seni tari cara barat diantaranya dansa, yaitu tari yang dilakukan oleh pria dan wanita yang diiringi musik.


Sabtu, 25 Maret 2017

Buku Pedoman Pengembangan Tes Terstandar, Buku Panduan Penulisan Kisi-Kisi dan Soal USM/USBN Tahun 2017

Penilaian merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi untuk mengetahui perkembangan dan tingkat pencapaian hasil belajar peserta didik dalam kaitannya dengan ketercapaian standar nasional. Penilaian memerlukan data yang baik. Salah satu sumber data itu adalah hasil pengukuran. Pengukuran merupakan suatu proses pemberian angka terhadap hasil kegiatan pembelajaran. Kegiatan pengukuran proses dan hasil pembelajaran pada satuan pendidikan biasanya dilakukan melalui tes prestasi akademik. Tes sebagai alat ukur agar dapat memberikan informasi yang tepat, perlu dirancang secara terstandar sesuai dengan tujuannya dan perlu dipersiapkan sebaik-baiknya sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunannya. Kebijakan penilaian hasil belajar tahun 2017 oleh pemerintah untuk tingkat SD dilakukan melalui ujian sekolah madrasah (US/M), sedangkan untuk tingkat SMP selain menggunakan ujian nasional untuk 4 (empat) mata pelajaran, juga dilakukan melalui ujian sekolah berstandar nasional (USBN) untuk mata pelajaran tertentu (PPKn dan IPS). Pengembangan soal untuk US/M dilakukan oleh tim KKG di tingkat kabupaten/kota, sedangkan untuk USBN dilakukan oleh tim MGMP di tingkat kabupaten/kota. Ke dua bentuk ujian sekolah ini mengacu pada blueprint/kisi-kisi dari pusat dan pada proses perakitannya ada 25% soal dari pusat yang akan menjadi acuan standar yang sama untuk setiap provinsi. 

Berkaitan dengan kebijakan tersebut, maka untuk mendapatkan soal soal yang baik untuk dirakit menjadi tes terstandar, maka para pengembang soal perlu dibekali dengan teknik-teknik pengembangan soal yang baik sehingga soal yang dibuat akan menghasilkan informasi yang bermakna bagi pengambil kebijakan.

Berikut buku pedoman pengembangan tes terstandar beserta buku panduan penulisan kisi-kisi dan soal USM/USBN Tahun 2017 :