- Revolusi industri yang pertama terjadi pada akhir abad ke-18. Hal ini ditandai dengan ditemukannya alat tenun mekanis pertama pada tahun 1784. Kala itu, industri diperkenalkan dengan fasilitas produksi mekanis yang menggunakan tenaga air dan uap. Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan dengan mesin tersebut. Akibatnya, meski jumlah produksi meningkat, banyak orang yang
- Revolusi industri 2.0 terjadi di awal abad ke-20.Kala itu ada pengenalan produksi massal berdasarkan pembagian kerja. Produksi massal ini dimungkinkan dengan adanya listrik dan jalur perakitan. Lini produksi pertama melibatkan rumah potong hewan di Cincinnati, Amerika Serikat, pada 1870.
- Awal tahun 1970 ditengarai sebagai perdana kemunculan revolusi industri 3.0 yang dimulai dengan penggunaan elektronik dan teknologi informasi guna otomatisasi produksi. Debut revolusi industri generasi ketiga ditandai dengan kemunculan pengontrol logika terprogram pertama (PLC), yakni modem 084–969. Sistem otomatisasi berbasis komputer ini membuat mesin industri tidak lagi dikendalikan manusia. Biaya produksi dapat ditekan oleh karena penerapan hal ini.
- Nah, awal 2018 hingga sekaranglah zaman revolusi industri 4.0. Industri 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Ini merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur. Pada era ini, industri mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk konektivitas manusia, mesin dan data, semua sudah ada di mana-mana. Istilah ini dikenal dengan nama Internet of Things (IoT).
Pembelajaran Model SCREN
Belajar sambil bermain dengan mencari QR Code kemudian di scan yang memunculkan pertanyaan, lalu dijawab bersama tim. Tim tercepat menyelesaikan seluruh QR Code dan menjawab dengan benar akan menjadi pemenang.
Pembelajaran Model Word Square
Belajar dengan mencari kata-kata teracak pada kotak yang berhubungan dengan materi melalui pertanyaan yang telah disiapkan.
Penggunaan Media TTS dalam KBM
Teka teki silang diterapkan ke dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Menjadikan pembelajaran lebih santai dan menyenangkan.
Bermain Ular Tangga dalam KBM
Ular tangga adalah permainan sederhana yang sering dimainkan anak-anak. Kali ini ular tangga dimainkan dalam KBM agar peserta didik lebih asyik menikmati materi sambil bermain.
Ulangan dengan Soal Bergeser
Ulangan sering kali membuat stres peserta didik. Tetapi dengan menggunakan metode ulangan soal bergeser semuanya menjadi menyenangkan dan bermakna.
Apa itu Plickers? Bagaimana cara menggunakannya?
Aplikasi Plickers dapat memungkinkan guru untuk melakukan penilaian formatif dengan menggunakan kartu kode, perangkat yang digunakan hanya smartphone guru atau tablet..
Selasa, 09 April 2019
Revolusi Industri 4.0 di Indonesia
Minggu, 31 Maret 2019
Revolusi Pendidikan Era 4.0
Jumat, 16 November 2018
Perdagangan Internasional
Pengertian Perdagangan Internasional
Daftar Isi
Pengertian Perdagangan Internasional
Pengertian Perdagangan Internasional Secara Umum
Manfaat Perdagangan Internasional
Faktor Pendorong Perdagangan Internasional
Adanya Perbedaan Kondisi Geografis
Peningkatan Perkembangan Teknologi dan Informasi
Jenis Perdagangan Internasional
Apa pengertian perdagangan internasional dan apa manfaatnya bagi perekonomian di suatu negara? Bagi mereka yang belajar tentang ilmu ekonomi, tentunya sudah cukup familiar dengan topik ini karena cukup sering dibahas.
Perdagangan Internasional adalah suatu interaksi antar negara dalam bentuk jual-beli barang maupun jasa atas dasar kesepakatan bersama. Perdagangan internasional bukanlah hal yang baru saja dimulai, namun sudah ada sejak abad pertengahan.

Hubungan ekonomi antar negara tersebut meliputi tiga bentuk hubungan, diantaranya:
Pertukaran hasil atau output dari sebuah negara dengan negara lain, atau yang kita kenal dengan perdagangan internasional
Hubungan dalam bentuk hutang piutang antar negara
Pertukaran atau aliran produksi atau sarana produksi
Salah satu tujuan perdagangan internasional adalah untuk meningkatkan GDP (Gross Domestic Product) atau total nilai produksi barang dan jasa di dalam suatu negara selama satu tahun. Dampak yang ditimbulkan dari perdagangan internasional dapat dirasakan dari segi kepentingan sosial, politik dan ekonomi untuk membantu mendorong kemajuan industrialisasi, transportasi, globalisasi dan hadirnya perusahaan multinasional.
Pengertian Perdagangan Internasional Secara Umum
Perdagangan bisa diartikan sebagai proses tukar-menukar yang terjadi atas dasar kesepakatan bersama dari pihak yang terlibat di dalamnya. Negara-negara di dunia belum mampu memproduksi semua barang dan kebutuhan sendiri, mereka harus menerima bantuan dari negara lain.
Proses ini kemudian menjadi kegiatan perdagangan antar negara, atau kegiatan ekspor-impor. Perdagangan antar negara tersebut disebut dengan perdagangan internasional.
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian perdagangan internasional adalah kegiatan jual-beli yang dilakukan satu negara dengan negara lain, dimana hal ini terjadi sebagai akibat keterbatasan sumber daya yang ada negara tersebut. Perdagangan internasional memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan suatu negara yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut, entah itu karena adanya keterbatasan sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, ataupun skill.
Kedua pihak tersebut bisa antar perorangan (individu dengan individu), antar individu dengan pemerintah sebuah negara, atau antar pemerintah dari masing-masing negara.
Dengan demikian perdagangan internasional memungkinkan terjadinya:
Jual-beli atau tukar-menukar barang dan atau jasa antar negara
Kerja sama di bidang ekonomi antar negara di seluruh dunia
Pengaruh terhadap perkembangan ekspor dan impor serta Balance of Payment/ Neraca Pembayaran Internasional (NPI) suatu negara
Pertukaran dan perluasan penggunaan teknologi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi negara yang terlibat di dalamnya
Pergerakan sumber daya melalui batas negara, baik sumber daya manusia, sumber daya alam, maupun sumber daya modal
Manfaat Perdagangan Internasional
Setelah memahami pengertian perdagangan internasional, tentunya kita juga perlu tahu apa manfaatnya. Adanya perdagangan internasional dapat memberikan beberapa manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan dari masing-masing negara yang melakukan kerja sama dalam bidang perdagangan.
Manfaat tersebut antara lain:
Dapat memperoleh barang atau jasa yang tidak bisa dihasilkan sendiri karena adanya perbedaan sumber daya alam, kemampuan sumber daya manusia, teknologi dan lainnya.
Dapat memperluas pasar untuk tujuan menambah keuntungan dari spesialisasi
Memungkinkan transfer teknologi modern untuk memahami teknik produksi yang lebih efisien dan modern dalam hal manajemen.
Dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sebuah negara
Menambah devisa negara dari hasil ekspor
Perdagangan internasional dapat membuka lapangan pekerjaan di sebuah negara
Menjalin persahabatan dengan negara lain
Meningkatkan penyebaran sumber daya alam sebuah negara
Faktor Pendorong Perdagangan Internasional
Perdagangan internasional terjadi karena adanya beberapa faktor pendorong yang mengharuskan suatu negara mengadakan kerja sama perdagangan internasional. Karena setiap negara tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan negaranya sendiri tanpa adanya sumber daya dari negara lain, bisa dari sumber daya alamnya, sumber daya manusia, pemodalan maupun dalam hal teknologi.
Mengacu pada pengertian perdagangan internasional di atas, berikut adalah beberapa faktor pendorong timbulnya perdagangan internasional:
Adanya Pasar Bebas
Kebebasan ekonomi atau liberalisme sudah mulai ditanamkan dalam perdagangan internasional. Siapa saja berhak meningkatkan dan memperluas pasarnya untuk menjual belikan produk lintas negara.
Pasar bebas dibutuhkan untuk meningkatkan kerja sama antar negara yang berpeluang menambah pendapatan negara. Kebebasan ekonomi menjadi pemicu individu maupun kelompok untuk berlomba-lomba menambah pasar dan meningkatkan produksi.
Adanya Perbedaan Kondisi Geografis
Setiap negara memiliki keadaan geografis yang berbeda dengan negara lain yang menyebabkan perbedaan pada sumber daya yang dihasilkan.
Sebagai contoh dahulunya rempah-rempah hanya didapatkan di wilayah tropis seperti Indonesia, sehingga Indonesia menjadi pemasok rempah-rempah terbesar di beberapa negara barat. Setiap negara tidak dapat memenuhi semua sumber daya yang dibutuhkan sehingga perlu melakukan pertukaran dengan negara lain.
Peningkatan Perkembangan Teknologi dan Informasi
Saat ini untuk melakukan interaksi dengan negara lain tidak harus bertatap muka, karena segala komunikasi sekarang bisa dilakukan dengan teknologi informasi berbasis internet.
Perkembangan digitalisasi dan peralatan komunikasi memicu setiap negara untuk meningkatkan produksinya untuk dipasarkan negara lain dengan asumsi bahwa di negara tersebut tidak dapat menyediakan barang atau jasa tersebut.
Adanya Perbedaan Teknologi
Tidak hanya perbedaan sumber daya alamnya saja, namun perbedaan sumber daya manusiannya juga dapat menyebabkan perbedaan kemampuan dalam hal teknologi. Perbedaan teknologi ini menyebabkan suatu negara yang hanya bisa menghasilkan barang mentah harus mengekspor ke negara lain untuk diolah dan diimpor kembali ke negaranya dengan harga lebih mahal.
Begitu juga sebaliknya, jika suatu negara hanya maju dalam teknologi saja tanpa adanya pasokan sumber daya alam maka ia membutuhkan bantuan dari negara lain. Inilah peran suatu bentuk perdangan internasional yang saling menguntungkan
Menghemat Biaya
Perdagangan internasional dinilai dapat menghasilkan pasar yang lebih luas dan pendapatan lebih banyak daripada jika hanya diproduksi dalam negeri saja. Sehingga produksi dalam skala besar tentunya dapat menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk produksi (fixed cost).
Jenis Perdagangan Internasional
Ada beberapa jenis perdangan internasional yang dilakukan antar negara maupun sekelompok negara. Sesuai dengan pengertian perdagangan internasional, berikut adalah beberapa jenis perdagangan internasional:
Ekspor dan Impor
Bentuk perdagangan internasional yang paling sering dilakukan. Ada dua cara untuk melakukan ekspor, yaitu ekspor biasa (melalui ketentuan yang berlaku) dan ekspor tanpa L/C (barang boleh dikirim melalui izin departemen perdagangan).
Barter
Saat ini, barter atau pertukaran barang dengan barang masih sering dilakukan dalam perdangan internasional. Jenisnya meliputi direct barter, switch barter, counter purchase dan bay back barter.
Konsinyasi
Konsinyasi adalah penjualan dengan pengiriman barang ke luar negeri dimana belum ada pembeli tertentu di luar negeri. Penjualannya dapat dilakukan melalui pasar bebas atau bursa dagang dengan cara lelang
Package Deal
Perdagangan yang dilakukan melalui perjanjian dagang (trade agreement) dengan negara lain.
Border crossing
Perdagangan yang timbul dari dua negara yang saling berdekatan untuk memudahkan penduduknya saling melakukan transaksi.
Perdagangan internasional menjadi agenda penting dari suatu negara bukan hanya sekedar keuntungan komersial saja, namun juga dari segi kerja sama antar bangsa.
Kesimpulan
Di atas tadi adalah penjelasan mengenai pengertian perdagangan Internasional, manfaat, jenis, dan faktor pendorongnya. Semoga artikel ini menambah wawasan kita tentang manfaat perdagangan internasional dan hal-hal yang berkaitan dengan topik tersebut.
Minggu, 07 Oktober 2018
Apa Saja Bentuk-bentuk Interaksi Sosial?

Sudahkah kalian tahu seperti apa itu bentuk-bentuk interaksi sosial?Sebenarnya bentuk-bentuk interaksi sosial itu terjadi pada kehidupan sehari-hari kalian lho. Bisa terjadi di sekolah, di tempat nongkrong, di rumah, atau tempat-tempat lainnya. Misalnya ketika kalian mendapat tugas kelompok dari guru, tanpa disadari, proses pengerjaan tugas dalam kelompok merupakan salah satu bentuk interaksi sosial.
Terus ketika salah satu di antara kalian terlibat perkelahian dengan teman sekelas, pasti setelah itu kalian dibawa ke ruang BK untuk ditengahi oleh guru. Nah di dalam ruangan itupun terjadi bentuk interaksi sosial, Squad. Oke, agar kalian lebih paham lagi tentang bentuk-bentuk interaksi sosial, kalian bisa baca dengan seksama penjelasan di bawah ini.
Sebenarnya tuh interaksi yang terjadi di dalam masyarakat, bisa menghasilkan pola-pola atau bentuk hubungan yang dapat mempererat dan mengubah kondisi masyarakat tersebut. Kalau dalam kajian sosiologi nih, interaksi sosial dapat berbentuk asosiatif dan disosiatif.
1. BENTUK INTERAKSI SOSIAL ASOSIATIF
Bentuk interaksi sosial asosiatif (Sumber: facebook.com/BhinnekaCeria)
Bentuk interaksi sosial asosiatif adalah bentuk interaksi sosial positif yang mengarah pada kesatuan. Bentuk interaksi sosial asosiatif berupa kerja sama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi.
A. KERJA SAMA
Pastinya sudah nggak asing dong sama kata kerja sama? Ya, kerja sama adalah suatu usaha yang dilakukan bersama antara individu atau kelompok, tujuannya untuk mencapai satu tujuan atau beberapa tujuan bersama.
Kita juga bisa nih melihat bentuk- bentuk pelaksanaan kerja sama :

B. AKOMODASI
Adalah upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu pertikaian atau konflik oleh pihak-pihak yang bertikai. Untuk apa? Ya jelas untuk meredakan pertentangan tersebut dong, terus tercipta deh sebuah kestabilan.
Contoh dari akomodasi (Sumber: ebaznica.lv)
Nah, Akomodasi sebagai proses sosial juga memiliki bentuk-bentuk lho, di antaranya:
1. Koersi, adalah bentuk akomodasi yang pelaksanaannya dengan menggunakan paksaan, ancaman, tekanan, maupun kekerasan. Kalian sering lihat pengemis atau pedagang asongan yang digusur secara paksa oleh satpol PP dan dinas sosial? Itulah salah satu contohnya
2. Kompromi, adalah bentuk usaha dalam meredakan masalah melalui pengurangan tuntutan. Misalnya saat kalian bermain galaksin, salah satu di antara kalian merasa dicurangi, tapi yang melakukan merasa tidak sengaja, nah disaat itulah kompromi bisa dilakukan untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut.
3. Konsiliasi, adalah usaha yang dilakukan pihak tertentu untuk mempertemukan keinginan antara kedua belah pihak yang berkonflik, sehingga dapat meyelesaikan masalah. Misalnya ketika kalian terlibat pertikaian di media sosial, kemudian ketua kelas melihat, karena merasa mempunyai tanggung jawab, ahirnya kalian dipertemukan langsung untuk menyelesaikan masalah.
4. Arbitrasi, terjadi ketika pihak ketiga membantu meredakan pertentangan yang memiliki kedudukan lebih tinggi dan dapat memberikan keputusan yang mengikat pihak-pihak yang berkonflik. Contoh, guru BK memberi hukuman kepada kedua murid yang bertengkar.
5. Mediasi, dilakukan oleh pihak ketiga sebagai mediator, hanya sebagai penasihat. Pada dasarnya semua keputusan dikembalikan kepada kedua pihak yang berkonflik. Contoh, pak RT memberikan nasehat kepada tetangga yang bertengkar.
6. Ajudikasi, proses penyelesaian masalah melalui meja hijau (jalur hukum). Contoh, hakim memberikan sanksi hukum kepada koruptor.
C. ASIMILASI
Merupakan percampuran dua kebudayaan yang melebur menjadi suatu kebudayaan baru.

Contoh: Warga di Pekalongan yang beretnis Tionghoa dan Arab, menggunakan bahasa Jawa sebagai identitas sosial mereka, karena hal tersebut telah melebur menjadi kebudayaan masyarakat setempat meskipun beretnis Tionghoa dan Arab.
D. AKULTURASI
Penerimaan segala unsur–unsur baru menjadi suatu kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur lama.
Bangunan Masjid Kudus (Sumber: abouturban.com)
Contoh: Bangunan Masjid Kudus mencerminkan adanya interaksi budaya Jawa, Hindu, dan Islam.
2. BENTUK INTERAKSI SOSIAL DISOSIATIF
Proses sosial disosiatif ini lebih mengarah kepada perpecahan baik individu maupun kelompok. Adapun bentuk-bentuk dari disosiatif meliputi, persaingan (kompetisi), kontravensi, dan pertentangan (konflik).
Persaingan (kompetisi), yakni suatu proses sosial di mana individu atau kelompok manusia yang bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan tanpa menggunakan ancaman kekerasan. Misal, kompetisi sepakbola pada piala dunia.
Kontravensi, merupakan suatu perasaan tidak suka yang disembunyikan, seperti keraguan bahkan kebencian terhadap kepribadian seseorang. Contohnya, dalam pemilihan ketua ekstrakulikuler, sebagian besar warga kelas setuju dengan si A, sedangkan sebagian kecil siswa merasa tidak suka atau meragukan. Namun perasaan itu disembunyikan dari si A sebagai calon ketua ekstrakulikuler.
Pertentangan (konflik), adalah proses sosial yang dilakukan individu atau kelompok dalam mencapai tujuannya disertai dengan paksaan atau kekerasan. Pertentangan terjadi disebabkan oleh adanya perbedaan antarindividu, perbedaan kebudayaan, perbedaan kepentingan, dan perubahan sosial.
Bagaimana? Sudah mengerti seperti apa itu bentuk-bentuk interaksi sosial? Kalau masih sedikit bingung, di sini kita kasih satu contoh soalnya. Nah untuk mengerjakan soal-soal lainnya, kalian juga bisa belajar melalui ruangbelajar. Kalian akan dijelaskan materi-materi pelajaran dengan berbagai contoh yang pastinya membuat kalian mudah mengerti. Selain itu, dengan sistem belajar journeynya, ruangbelajar bisa menjadi alternatif kalian dalam mengoptimalkan waktu belajar kalian.
CONTOH SOAL
Kegiatan Pekan Olahargara Nasional (PON) yang dilaksanakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) merupakan bentuk interaksi sosial yang disebut ….
kerjasama
akomodasi
asosiatif
disosiatif
Jawaban
disosiatif
Pembahasan
Disosiatif, merupakan bentuk interaksi sosial yang mengarah perpecahan berupa persaingan (kompetisi), kontravensi, dan pertentangan (konflik).Kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan bentuk interaksi sosial yang berupa kompetisi.
Sumber : https://blog.ruangguru.com/apa-saja-bentuk-bentuk-interaksi-sosial
Rabu, 01 Agustus 2018
Letak Astronomis Indonesia, Pengaruh Geografis dan Geologis
Letak Astronomis Indonesia
Pengaruh Letak Astronomi Indonesia pada Pembagian Zona Waktu
Waktu Indonesia Barat
Waktu Indonesia Tengah
Waktu Indonesia Timur
Pengaruh Letak Astronomis Indonesia Terhadap Iklim
Pengaruh Letak Astronomis Indonesia Terhadap Ekonomi
Kerugian Letak Astronomi Indonesia dan Cara Mengatasinya
Hubungan Letak Astronomis Indonesia dengan Biodiversitas
Cara Menghitung Letak Astronomis Indonesia
Letak Geografis Indonesia
Pengaruh Letak Geografis Indonesia
- Musim Hujan
- Musim Kemarau











