Minggu, 13 November 2016

Jenis-jenis Pasar Persaingan Tidak Sempurna



Hasil gambar untuk pasar monopoli
Hasil gambar untuk pasar oligopoli

A. Pasar Monopoli :
adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu produsen yang menguasai pasar, dengan kata lain satu penjual menguasai segala jenis penawaran. Yang menguasai pasar disebut monopolis.
Contoh: PDAM, PLN, Telkom
Ciri-ciri pasar monopoli:
1. Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran
2. Tidak ada barang penganti /subsitusi yang mirip
3. Prosuden mutlak menentukan harga
4. Tidak ada pengusaha lain yang memasuki pasar krn ada hambatan berupa keunggulan perusahaan.
Kelebihan pasar monopoli:
1. Keuntungan penjual cukup tinggi
2. Untuk produk yang mengusasi hajat hidup orang banyak biasanya diatur pemerintah
3. Terjadi exploitasi pembeli
Dampak negatif adanya monopoli:
1. Timbul ketidakstabilan harga
2. Kecilnya volume produksi menimbulkan adanya biaya sosial yaitu biaya yang ditanggung oleh masyarakat
3. Adanya unsur ketidak adilan sebab monopolis akan menekan biaya produksi serendah-rendahnya pada pasar fakor produksi dengan harga tinggi di pasar barang
4. Kepentingan umum banyak diabaikan sebab orioentasi usaha hasnya didasarkan atas untung rugi saja.
Cara pencegahan :
1. Penarikan pajak
2. Pengendalian harga
3. Pemilikan pemerintah untuk barang- barang vital dan yang menguasai hajat hidup oeang bnyak
4. Regulasi dengan membuat undang undang anti monopoli
5. Pendirian perusahaan oleh pemerintah

B. Pasar Oligopoli :
adalah pasar dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Jumlah perusahaan pada pasar oligopoli umumnya masih lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Contohnya : pasar semen yang dipasok perusahaan Semen Gresik, Semen Tonasa, Semen Padang, Semen Indocement, dan Holcim Indonesia.
Ciri- ciri pasar oligopoli:
1. Terdapat banyak pembeli di pasar
2. Hanya ada beberapa penjual
3. Produk yang dijual bisa bersifat homogen, dan bisa juga berbeda, namun memenuhi standar tertentu
4. Terdapat hambatan untuk memasuki pasar bagi perusahaan baru
5. Adanya saling ketergantungan. Kebijakan harga dan kuantitas produksi satu produsen akan berpengaruh terhadap kebijakan harga serta kuantitas produsen lain
6. Penggunaan iklan sangat intensif. Iklan adalah salah satu senjata ampuh bagi perusahaan oligopoli untuk bersaing dengan perusahaan lain, karena iklan sangat berpengaruh terhadap tingkah laku dan perubahan selera konsumen.
Contoh pasar Oligopoli:
Perusahaan Microsoft Windows, Apple Mac OS, dan Linux .
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memosisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, dimana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung pada tindak tanduk pesaingnya. Jadi, semua usaha promosi, iklan,pengenalan produk baru,perubahan harga dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaingnya.
Jenis – jenis pasar oligopoli:
1. Pasar Oligopoli Murni (Pure Oligopoly)
Merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoly pada produk air mineral dalam kemasan atau semen. Produk air mineral dalam kemasan merupakan
2. Pasar Oligopoli dengan pembedaan atau diferensial (Differentiated Oligopoly)
Merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merk terkenal
seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki. Produk sepeda motor merupakan contoh pasar oligopoli diferensial sebab barang yang ditawarkan dapat dibedakan.
Kelebihan pasar Oligopoli:
1. Bisa memberikan kebebasan kepada pembeli untuk memilih barang sesuai selera dan tingkat pendapatan
2. Mampu menyediakan dana untuk penelitian dan pengembangan produk yang didapat dari keuntungan yang besar, sehingga mendorong munculnya penemuan baru
3. Pasar oligopoli lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan antrapenjual dalam hal mutu, kemasan, ukuran, bentuk, cara pembayaran (kontan atau angsuran), pemberian hadiah, dan garansi
Kelemahan pasar oligopoli:
1. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan karena keuntungan yang didapat oligopolis sangat besar dan diterima secara terus-menerus
2. Harga cenderung stabil dan bila harga tersebut terlalu tinggi maka bisa mendorong timbulnya inflasi
3. Bisa menimbulkan pemborosan biaya produksi. Ini terjadi bila para oligopolis bekerja sama dalam pengadaan bahan baku atau dalam penentuan harga jual. Kurangnya semangat bersaing karena adanya kerjasama membuat orang bekerja lebih boros dibanding bila tidak ada kerjasama apapun antar oligopolis
4. Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor-faktor produksi walau tak separah pada pasar monopoli
5. Sulit ditembus oleh perusahaan baru yang ingin memasuki pasar, karena membutuhkan modal besar dan keahlian manajerial yang tinggi.
6. Bisa berkembang menjadi pasar monopoli, bila antar oligopolis saling bekerja sama.
Peran Pemerintah dalam mengatatsi. Kelemahan Pasar Oligopoli:
1. Mengeluarkan UU anti-trust Trust adalah gabungan dari beberapa perusahaan sehingga menjadi besar yang akhirnya dapat menciptakan monopoli
2. Memberikan kemudahan bagi perusahaan-perusahaan baru untuk masuk ke pasar oligopoly.
C. Pasar monopsoni:
Pasar monopsoni digambarkan sebagai sebuah pasar yang hanya memiliki satu pembeli dan banyak penjual. Atau keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar.
Penyebab timbulnya monopsoni:
1. Pemgaruh letak geografis
2. Barang yang diperjua belikan sama
3. Pengkhususan sumber untuk di gunakan oleh pemakai tertentu.
Ciri-ciri pasar monopsoni:
1. Hanya ada satu pembeli
2. Pembeli bukan konsumen tetapi pedagamng atau produsen
3. Barang yang diperjualbelikan barang mentah
4. Harga sangat ditentutan pembeli.
Kelebihan pasar monopsoni:
1. Kualitas produk lebih terpelihara
2. Penjual akan hemat biaya produsksi.
Kekurangan Monopsoni:
1. Pembeli bisa seenaknya menekan penjual
2. Produk yamg tidak sesuai dengan jeinginan pembeli akan fibeli dan bisa terbuang.
Contoh:
Dalam pasar tenaga kerja, hal ini bermakna hanya satu perusahaan yang membutuhkan jasa pekerja, akan tetapi ada banyak sekali tenaga kerja yang membutuhkan pekerjaan. Pemasok Buah-buahan atau sayuran.
D. Pasar Oligopsoni
Pengertian Pasar oligopsoni adalah keadaan dimana dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang atau jasa dalam suatu pasar komoditas.
Contoh pasar oligopsoni:
Pasar wortel merupakan salah satu contoh pasar oligopsoni. Para petani wortel menjual wortel ke para pedagang untuk dijual kembali ke konsumen.
Ciri pasar Oligopsoni:
1. Pembeli umumnya bukan konsumen yang langsung menggunakan produk untuk memenuhi kebutuhan hidup, melainkan pedagang yang akan menjual kembali atau produsen yang akan mengolah dulu produk tersebut.
2. Barang yang dijual merupakan bahan mentah bukan barang jadi buatan pabrik
3. Harga cenderung stabil. Karena bila salah seorang pembeli menurunkan harga, maka para penjual segera pindah ke pembeli lain. Tetapi bila salah seorang pembeli bersedia menaikkan harga belinya, maka para penjual akan berbondong-bondong menjual produk kepadanya. Untuk menghindari hal tersebut, maka umumnya harga pada pasar ini cenderung tidak berubah (stabil)
4. Hanya terdapat beberapa pembeli.
Kelebihan Pasar Oligopsoni
1. Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual karena adanya saingan pembeli yang lain
2. Penjual lebih untung karena bisa pindah kepembeli lain bila merasa dirugikan dalam hal harga atau perjanjian jual beli lainnya.
Kelemahan pasar oligopsoni
1. Kualitas barang kurang terpelihara, karena penjual masih mungkin menjual ke pembeli lain, sehingga kurang optimal dalam menjaga kualitas produknya
2. Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli saling bekerja sama yang dapat merugikan penjual.

0 komentar:

Posting Komentar