Minggu, 16 Oktober 2016

YUK, TIRU CARA BIJAK GURU MENDISIPLINKAN ANAK

    
Setiap orangtua tentu memiliki cara yang berbeda-beda dalam mendisiplinkan anak. Ada orangtua yang cukup longgar pada anaknya, tapi ada juga yang sangat ketat menanamkan rasa disiplin. Psst, ternyata Mama tak hanya bisa belajar dari orangtua lain lho dalam mendisiplinkan anak. Ada sosok lain yang bisa menjadi acuan Mama, yaitu para guru sekolah yang bijak dan sudah berpengalaman menghadapi ratusan anak seumur hidupnya.
Penasaran seperti apa trik menanam kedisiplinan para guru yang bisa Mama contek? Langsung saja simak berbagai caranya berikut ini.

1. Menjadi contoh dan panutan bagi anak
Belajarlah dari guru-guru yang selalu tiba di sekolah dan memulai pelajaran tepat waktu. Anak akan meniru kebiasaan tepat waktu dan menganggap terlambat adalah hal yang patut dihindari. Para guru juga biasanya memberi kesempatan anak untuk mengacungkan jari dan bertanya atau berbicara, maka anak pun akan merasa didengarkan.
Maka, Mama juga sebaiknya selalu memberi kesempatan anak bertanya, berbicara, atau bercerita. Jika orangtua selalu tampak sibuk dan enggan mendengarkan celotehannya, anak cenderung mencari perhatian dengan cara berteriak atau berbuat onar.  
  
2 Memberikan dukungan positif
Pahamilah bahwa disiplin tidak sama dengan menghukum anak. Disiplin justru berarti memandu anak untuk bertingkah laku dengan rasa tanggung jawab. Cara terbaik menanamkan tingkah laku tersebut adalah dengan dukungan positif, misalnya lewat pujian. Guru yang bijak akan memuji muridnya dengan tulus jika ia berperilaku baik atau nilainya memuaskan.
Pujian at perilaku baiknya atau nilainya memuaskan akan mendorong anak untuk mengulangi perbuatan baiknya tersebut. Namun, jika Mama terlalu fokus menghukum setiap kesalahannya, anak justru jadi kecil hati dan cenderung mengulangi kesalahannya.
  
3 Memberi perintah dan arahan yang jelas
Anak akan lebih mudah mengikuti dan mematuhi guru yang memberi perintah dengan jelas. Misalnya, guru akan memberi instruksi pada murid-muridnya untuk membaca dan meringkas dari halaman tertentu, mempelajarinya di rumah, dan akan ada ujian dari bahan tersebut minggu depan. Anak pun jadi tahu pentingnya membaca dan meringkas materi tersebut saat ini.
Mama juga mencontoh hal tersebut dengan bisa memberi perintah yang tegas. Misalnya, “Ayo tidur, Nak. Matikan komputernya sekarang, lalu masuk kamar. Ini sudah larut malam dan besok kamu harus bangun jam 6.” Perintah tersebut tentu lebih jelas daripada teguran seperti, “Nak, mau tidur jam berapa? Ini sudah malam, lho.”
  
Dengan mendidik seperti halnya guru-guru bijak di sekolah, Mama bisa menanamkan kedisiplinan. Trik-trik tersebut ampuh bahkan bagi anak nakal sekalipun. Adakah cara lain yang Mama lakukan untuk mendisiplinkan anak?

0 komentar:

Posting Komentar